Ini Kiat Nagari Duo Koto Geser Sumber Nafkah Warga dari Budidaya Ikan di Danau ke Peternakan

Al Imran | Rabu, 12-01-2022 | 19:34 WIB | 661 klik | Kab. Agam
<p>Ini Kiat Nagari Duo Koto Geser Sumber Nafkah Warga dari Budidaya Ikan di Danau ke Peternakan<p>

Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah, meninjau penternakan sapi yang dikelola masyarakat nagari Duo Koto, Rabu. (humas)

AGAM (12/1/2022) - Usaha ternak sapi yang digeluti masyarakat Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, terus menunjukkan perkembangan baik.

Perkembangan ini diapresiasi langsung oleh Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah, saat lakukan pengobatan massal perdana terhadap ternak masyarakat di nagari itu, Rabu.

"Kita bangga pada masyarakat nagari ini, karena setiap program yang dibawa ke Duo Koto dijalankan dengan serius. Jika diberikan bantuan pada umumnya selalu berhasil," ujarnya.


Contohnya usaha peternakan yang dilakukan Kelompok Tani Lintas Harapan, kini menunjukkan perkembangan luar biasa, bahkan ternak sapi dilakukannya itu sudah mencapai 65 ekor.

"Kita yakin, melihat keseriusan masyarakat ternak sapi itu akan jauh lebih berkembang, dengan harapan bisa mengangkat ekonomi ke depan," sebutnya.

Jika mendapatkan hasil yang bagus, diharapkannya agar menyisihkan sebagian keuntungan untuk membantu masyarakat berekonomi lemah, supaya masyarakat Duo Koto lebih sejahtera.

Ia minta pada OPD, jika ada bantuan agar diprioritaskan pada masyarakat yang berekonomi lemah, supaya juga dapat membangkitkan perekonomian mereka.

Namun harus ada keseriusan dalam mengelolanya, agar bantuan diberikan juga berkembang.

Sementara itu, Wali Nagari Duo Koto, Joni Safri mengatakan, pihaknya terus berupaya menggalakkan usaha peternakan ruminansia ini, untuk mengalihkan sumber nafkah masyarakat dari danau ke darat.

"Kita di nagari ada BUMNag dengan usaha penggemukan sapi, kini jumlahnya sudah capai 28 ekor," terangnya.

Kemudian Kelompok Tani Lintas Harapan beberapa waktu lalu juga mendapatkan bantuan sebanyak 12 ekor sapi, yang kini jumlahnya sudah mencapai 65 ekor.

Berkembangnya usaha peternakan ini, jelasnya, dapat mencukupi kebutuhan hewan Qurban di Duo Koto, sehingga perputaran uang hanya terjadi dalam nagari yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat ke depan. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar