Pabrik Seng Polyguna akan Diubah Fungsi jadi Fabriek Bloc, Seperti ini Rencananya

Al Imran | Kamis, 13-01-2022 | 10:42 WIB | 668 klik | Kota Padang
<p>Pabrik Seng Polyguna akan Diubah Fungsi jadi Fabriek Bloc, Seperti ini Rencananya<p>

Direktur Fabriek Bloc sekaligus pemilik lahan, Edward Kusma menjelaskan desain ulang pabrik seng jadi Fabrieck Bloc pada Wako Padang, Hendri Septa, Rabu. (humas)

PADANG (12/1/2022) - PT Radar Ruang Riang (M Bloc Grup) akan manfaatkan aset bekas pabrik seng Polyguna Nusantara/Tropical Multi Co, jadi ruang kreatif publik baru di Kota Padang.

Bekas pabrik seng di Jl Prof Hamka KM 9,5 Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah itu akan disulap jadi Fabriek Bloc yang memiliki total luas area lebih dari 1,1 hektar.

"Dari sekian banyak kota di Indonesia, Kota Padang dipilih M Bloc Group untuk dibangun Fabriek Bloc. Banyak manfaat bagi kemajuan kita di Kota Padang tentunya, terutama mendukung Padang semakin 'tacelak' dengan peningkatan perekonomian bagi masyarakat meski masih di tengah pandemi Covid-19," ungkap Wako Padang, Hendri Septa saat ground breaking, Rabu.


Menurut dia, hadirnya Fabriek Bloc ini juga menambah pilihan kunjungan wisata di Kota Padang.

Hadir dalam Ground Breaking itu yakni Edwar Kusma (Co-Founder Fabriek Bloc), Handoko Hendroyono (Co-Founder M.Bloc Grub) serta Co Founder dan Dewan Direksi M.Blok Group lainnya.

Selain itu juga hadir Apung Sitompul selaku orang pertama di pabrik PT. Tropical Multi Co, Jacob Gatot Sura (Co-Founder M.Bloc Group) serta Wendi Putranto (Co-Founder M.Bloc Group).

Kegiatan ini juga dihadiri Andrinof Chaniago (Wakil Komisaris PT Bank Mandiri), Wakil Ketua HIPMI Sumbar, Muhammad Rayhan, Ketua KNPI Padang, Megri Fernando serta komunitas kreatif di Kota Padang dan unsur terkait lainnya.

Hendri Septa berharap, pengerjaan pembangunan Fabriek Bloc berjalan dengan lancar dan selesai secepatnya. Hal itu dikarenakan pada tahun 2022 cukup banyak event yang akan digelar di Padang, di antaranya event berskala nasional yakni Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-15 pada Agustus mendatang.

"Pada momen tersebut sebanyak 97 Wali Kota se-Indonesia akan hadir dan juga membawa rombongan lebih kurang 3.000 orang. Untuk itu, semoga hadirnya Fabriek Bloc ini akan mendukung kesuksesan dan kebahagiaan bagi para tetamu kita selama di Padang nantinya," ungkap dia.

"Kita dari Pemko Padang dengan tangan terbuka siap bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun ekosistem kreatif nantinya," tambah Hendri.

"Pemeri sebagai bagian multistakholder (berbagai pihak dengan tangan terbuka siap berkolaborasi dalam membangun ekosistem kreatif kota nan berkelanjutan," tukas dia.

Sementara itu, Handoko Hendroyono mengatakan, Fabriek Bloc di Kota Padang ini merupakan lokasi pertama di pulau Sumatera sekaligus yang keempat setelah sebelumnya hadir M Bloc Space (Blok M), Pos Bloc Jakarta (Pasar Baru) dan JNM Bloc (Yogyakarta).

Fabriek Bloc ini, terangnya, merupakan proyek cipta ruang (placemaking) hasil kolaborasi antara PT Radar Ruang Riang dengan pihak swasta (PT Tropical Multi Co) yang kemudian melebur dalam PT Ruang Fabriek Kreatif dan menjadi bagian dari unit usaha M Bloc Group.

"Fabriek Bloc ini akan menjadi ruang kreatif publik untuk berbagai acara seni, budaya, hiburan, niaga, sekaligus lab inkubator talenta lokal, hingga pemberdayaan bisnis UKM/UMKM yang terkurasi," terangnya.

"Di dalam area Fabriek Bloc ini nantinya akan terdapat berbagai tenant F&B dan Non-F&B dari UKM/UMKM dan M.Bloc Market (toko kelontong aneka produk UKM terkurasi). Selanjutnya ruang pertunjukan (Fabriek Bloc Live House) berkapasitas 700 orang, ruang pamer, hingga ampiteater untuk kegiatan berbagai komunitas kreatif lainnya," tambah Handoko.

Ia melanjutkan, kehadiran Fabriek Bloc di Padang memiliki misi yang konkrit yang intinya memperkuat ekosistem kekuatan kreatif lokal dengan para pemangku kepentingan yang akan saling memberdayakan.

"Kolaborasi adalah kuncinya. Fabriek Bloc boleh beralih fungsi namun mesin kreatif harus terus menyala dimana-mana," sambung dia.

Direktur Fabriek Bloc sekaligus pemilik lahan, Edward Kusma juga mengharapkan kehadiran Fabriek Bloc itu dapat berkontribusi menjadi wadah kegiatan anak-anak muda yang positif demi kemajuan kota Padang dan Sumbar pada umumnya.

"Pengembangan Fabriek Bloc akan dilakukan secara bertahap nantinya. Tahap Pertama yang terdiri dari ampiteater, gerai tenant dan M.Bloc Market yang rencananya akan diresmikan sekitar April 2022."

"Sementara tahap kedua direncanakan pada pertengahan 2022 yang terdiri dari ruang pertunjukan dan beberapa fasilitas pendukung lainnya," bebernya.

Juga hadir mendampingi Wali Kota Padang saat itu di antaranya Kepala Bapppeda Yenni Yuliza, Camat Koto Tangah Junie Nursyamza beserta Lurah Parupuk Tabing Buderi Himra serta unsur terkait lainnya. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar