Dandim 0304 Agam Siap Bersinergi dengan PCNU Bukittinggi

Al Imran | Jumat, 14-01-2022 | 16:42 WIB | 671 klik | Kota Bukittinggi
<p>Dandim 0304 Agam Siap Bersinergi dengan PCNU Bukittinggi<p>

Dandim 0304 Agam, Letkol (Arh) Yosip Brozti Dadi menerima rombongan PCNU Bukittinggi dipimpin Ketua Tanfidziyah, Edy Mulyono didampingi Buya Zainul Akbar (Rais Syuriah), Satrio Budiman (Sektaris), Agustawathoni (Bendahara) dan kader muda NU Bukittinggi, Fadli, di Mako Kodim Agam, di Bukittinggi, Jumat.

BUKITTINGGI (14/1/2022) - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bukittinggi, bersilaturrahmi dengan Dandim 0304 Agam, Letkol (Arh) Yosip Brozti Dadi, di Mako Kodim Agam, di Bukittinggi, Jumat.

Rombongan PCNU Bukittinggi dipimpin Ketua Tanfidziyah, Edy Mulyono didampingi Buya Zainul Akbar (Rais Syuriah), Satrio Budiman (Sektaris), Agustawathoni (Bendahara) dan kader muda NU Bukittinggi, Fadli.

"Alhamdulillah, senang dikunjungi PCNU Bukittinggi. Kita siap mendukung dan bersinergi untuk berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Tentu sesuai dengan aturan dan prosedur yang ada," kata Letkol Yosip, dalam pernyataan tertulis yang disampaikan PCNU Bukittinggi, Jumat.


Dikatakan, organisasi NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia tentu memiliki program yang jelas dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Secara pribadi saya kagum dengan tokoh NU, terutama tokoh perempuan NU seperti Khofifah Indarparawansa," kata dia.

Sementara, Edy Mulyono menyampaikan terima kasih pada Letkol Yosip Brozti Dadi yang berkenan menerima PCNU Bukittinggi. Apalagi dukungannya dalam membantu NU di Bukittinggi agar lebih eksis di masa mendatang.

"Kita harus akui, selama ini NU di Bukittinggi belum memperlihatkan eksistensinya. Padahal, menurut sejarahnya NU pertama kali di Sumatera Barat (dulu Sumatera Tengah) tahun 1953, justru dimulai di Bukittinggi ini," kata Edy Mulyono yang juga kepala salah satu SMA swasta di Bukittinggi.

Kepada wartawan, Edy Mulyono menyampaikan, silaturrahmi dengan Dandim selain memperkenalkan PCNU Bukittinggi yang sudah ditetapkan (di-SK-kan) PBNU, sekaligus menyampaikan rencana pelantikan beberapa waktu mendatang.

"Kita berharap Dandim meluangkan waktu untuk hadir dalam pelantikan tersebut," kata Edy Mulyono.

"Kita juga sampaikan beberapa program kerja PCNU Bukittinggi ke depan. Terutama konsolidasi organisasi dan kader NU dengan melaksanakan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang diselenggarakan PCNU Bukittinggi," tambah Satrio Budiaman.

Dikatakan Satrio Budiman, Dandim juga menyinggung adanya gerakan dan pikiran yang anti pemerintah. Sehingga, program pemerintah yang dijalankan untuk kebaikan dan keselamatan masyarakat, justru ditolak dengan berbagai cara.

"NU tentu akan dukung program pemerintah yang bertujuan melindungi rakyat dari ancaman pendemi," tutur Satrio Budiman lagi. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Bukittinggi