Bupati Agam Ajak Perantau IKKP Peduli Pendidikan Anak Kemenakan

Al Imran | Senin, 17-01-2022 | 17:53 WIB | 663 klik | Kab. Agam
<p>Bupati Agam Ajak Perantau IKKP Peduli Pendidikan Anak Kemenakan<p>

Bupati Agam, Andri Warman saat memaparkan programnya di bidang pendidikan pada Ikatan Keluarga Kubang Putiah (IKKP) se-Jabodetabek dan sekitarnya, di rumah salah seorang pengurus IKKP di Jakarta Timur, Ahad. (humas)

JAKARTA (16/1/2022) - Bupati Agam, Andri Warman terus merangkul perantau baik di nusantara maupun luar negeri, untuk bahu-membahu membangun kampung yang bakal dinikmati anak kemenakan nantinya.

Hampir setahun dilantik jadi kepala daerah, sudah banyak organisasi perantau yang dikunjunginya untuk mengajak membangun daerah, terutama kampung halaman masing-masing.

Pada Ahad, Andri Warman bertemu perantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Kubang Putiah (IKKP) se-Jabodetabek dan sekitarnya, di rumah salah seorang pengurus IKKP di Jakarta Timur.


Dipertemuan itu, dia berharap, perantau bisa bahu membahu dengan pemerintah daerah dalam membangun Agam, karena tanpa dukungan perantau, apa yang diimpikan sulit untuk diwujudkan.

"Mari kita bersama-sama bangun Agam lebih maju, terutama bidang Sumber Daya Manusia (SDM) yang jadi salah satu program unggulan kita," ajak Andri Warman yang karib disapa AWR.

Terkait pembangunan SDM, terangnya, Pemkab Agam mengembangkan tiga sektor pendidikan bagi generasi seperti adat istiadat, agama dan bahasa Inggris. Kemudian, juga membentuk program bantuan biaya hidup bagi generasi yang berpotensi di bidang akademik.

"Di 2021, kita sudah berikan bantuan biaya hidup untuk 110 generasi yang melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, dengan kriteria penerima cerdas, dari keluarga kurang mampu dan anak yatim atau piatu," jelas AWR.

Ini bukti keseriusan pemerintah di bidang pendidikan. Karena, menurutnya, di Agam banyak generasi yang berpotensi di bidang akademik, tapi terkendala biaya sehingga pendidikan mereka terputus.

Tanpa campur tangan pihak ketiga, yang dalam hal ini adalah pemerintah, perantau dan unsur lainnya, harapan generasi untuk jadi orang sukses akan pupus akibat terbentur biaya saat jalani pendidikan.

"Kita berharap, perantau bisa bersama-sama menyukseskan program ini, dalam melahirkan generasi cerdas dan berkarakter nantinya, yang bakal jadi calon untuk memimpin dan membangun Agam beberapa tahun ke depan," harap dia.

Saat pertemuan, Andri Warman didampingi Kakan Kemenag Agam, Marjanis dan Kabag Kesra Setdakab Agam, Surya Wendri. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar