Bangunan Cagar Budaya di Kawasan Kota Tua Padang Mulai Dicat Ulang

Al Imran | Senin, 24-01-2022 | 16:49 WIB | 672 klik | Kota Padang
<p>Bangunan Cagar Budaya di Kawasan Kota Tua Padang Mulai Dicat Ulang<p>

Wako Padang, Hendri Septa bersama Alam Gunawan (Tuako perkumpulan Marga The di Padang," dan jajaran, lakukan pengecatan ulang bangunan cagar budaya di sekitar Klenteng di Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat. (humas)

PADANG (23/1/2022) -- Sejumlah bangunan cagar budaya di Kawasan Kota Tua Padang, diperbaharui catnya, Ahad pagi. Kawasan kota tua ini berada di lahan seluas 32.690 meter persegi di wilayah Kecamatan Padang Barat.

Titik lokasi pengecatan mulai dari Jembatan Siti Nurbaya, Muaro serta gedung tua di sekitarnya. Pengecatan ini, tidak akan mengubah bentuk maupun keaslian gedung. Karena, rona klasik sejumlah bangunan tua dengan arsitektur zaman Belanda itu, akan muncul kembali setelah dicat ulang.

"Pengecatan ulang ini, didukung PT Dulux Indonesia sebagai donatur penyedia bahan cat melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR)-nya. Kita bahu-membahu melakukan pengecatan bagi semua bangunan lama yang ada di kawasan ini," ungkap Hendri.


Dikatakan Hendri, pengecatan di kawasan heritage ini dilakukan secara kerelawanan oleh OPD terkait di Pemko Padang serta para relawan dan stakeholder lainnya. Dia berharap, dengan mempercantik kawasan ini, akan jadi magnet wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang berkunjung.

"Dengan banyak kunjungan wisatawan ke Padang, tentu memberikan multi efek bagi kita terutama di sektor perdagangan dan perekonomian masyarakat," ungkap Hendri dalam kegiatan pengecatan bangunan Kota Tua yang berada di Klenteng dan Pasar Tanah Kongsi, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat.

Sejatinya, kata Hendri, tujuan utama dilakukannya pengecatan di kawasan Kota Tua ini, agar kawasan itu terlihat indah dan menarik. Nantinya, setiap pengunjung akan merasakan kembali suasana kota tua tempo dulu di sini.

"Dengan konsep ini, pengunjung akan merasakan kembali ke masa lalu. Karena kita tahu, destinasi wisata yang disukai wisatawan saat ini adalah destinasi seperti itu," tukas Hendri.

Hendri menyebut, upaya mempercantik kawasan Kota Tua ini, demi menjadikan kawasan tersebut ikon wisata baru di Kota Padang yang lebih menjanjikan.

"Selain pengecatan bangunan lama, kita juga akan berupaya menyajikan lampu-lampu hias di kawasaan kota tua ini. Sehingga, menghadirkan suasana keindahan di malam hari. Apalagi kuliner di sini juga enak-enak," ungkap dia.

"Di sini juga terdapat Klenteng sebagai salah satu cagar budaya warisan etnis Tionghoa di Padang. Tentu semuanya menjadi hal yang komplit, untuk menjadikan kawasan Kota Tua layak dikunjungi wisatawan yang tengah berkunjung ke Kota Padang," tukasnya.

Dia meminta pemilik bangunan di kawasan Kota Tua dan masyarakat setempat, menjaga keutuhan bangunan lama setelah diperindah nantinya.

"Kami mengapresiasi semua pihak, terutama PT Dulux Indonesia yang memberikan dukungan penuh berupa bantuan cat. Begitu juga kepada Marga The, kumpulan keluarga etnis Tionghoa di Padang yang dipimpin Tuako Alam Gunawan," pungkasnya.

Dikesempatan itu, juga terlihat hadir perwakilan PT Dulux Indonesia. Sementara, dari Pemko Padang terlihat Plt Kepala Dinas Pariwisata, Raju Minropa, Kepala Dinas Perdagangan, Andree Algamar serta Kepala Dinas PUPR, Tri Hadiyanto, Camat Padang Barat, Eri Sendjaya dan unsur terkait lainnya. Juga hadir Ketua TP-PKK Kota Padang, Genny Putrinda. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar