10 Orang Warga dari Tiga Kecamatan di Agam Terpapar Covid19

Al Imran | Selasa, 01-02-2022 | 21:32 WIB | 232 klik | Kab. Agam
<p>10 Orang Warga dari Tiga Kecamatan di Agam Terpapar Covid19<p>

Infografis.

AGAM (1/2/2022) - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam kembali meningkat dalam satu pekan terakhir. Satgas Penanganan Covid19 Agam mencatat, sebanyak 10 warga positif terpapar virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Agam, dr Hendri Rusdian mengatakan, kasus warga terkonfirmasi Covid19 kembali mencuat setelah nihil penambahan kasus dalam beberapa bulan terakhir.

"Selasa lalu Agam kembali mencatat kasus warga terkonfirmasi. Hingga Rabu lalu tercatat 5 kasus, namun hari ini kami menerima laporan ada penambahan 5 kasus lagi. Total 10 warga terpapar," ungkap dr Hendri Rusdian, Selasa.


Dijelaskan, 10 kasus aktif Covid19 itu tersebar di tiga kecamatan. Yakni, 2 kasus di Kecamatan Tanjung Raya, 3 kasus di Kecamatan IV Koto dan 5 kasus di Kecamatan Tilatang Kamang.

"Saat ini, yang menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 3 orang, sisanya isolasi mandiri," sebutnya.

Jika diakumalasikan sejak kasus pertama pada Mei 2020 lalu, tambah dr Hendri, total kasus terkonfirmas Covid19 di Kabupaten Agam tercatat sebanyak 7.818 kasus.

"Sebanyak 7.597 orang di antaranya, sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan kasus meninggal dunia tercatat 211 orang," ungkapnya.

Menurutnya, penambahan kasus positif Covid19 itu menjadi penanda, agar tidak lengah dengan kemungkinan penyebaran Covid19. Dia mengingatkan, meskipun sudah divaksin, masyarakat tetap tidak boleh abai protokol kesehatan.

"Meskipun tingkat PPKM turun, masyarakat diminta terus menerapkan protokol kesehatan. Sebab, penularan Covid19, cuma bisa dicegah dengan penerapan Prokes," terangnya.

Ditambahkan, karena pandemi masih belum berakhir, Satgas penanganan Covid19 Agam masih terus berupaya agar tidak terjadi penambahan kasus baru.

"Kembali diingatkan, kita jangan terlalu euforia karena pemerintah belum mencabut status pandemi. Jika lengah, Covid akan kembali menular dan berdampak luas," ujarnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah