Gubernur Sampaikan LKPj 2021, Ketua Fraksi Gerindra Walk Out, Ini Alasannya

Al Imran | Senin, 21-02-2022 | 22:21 WIB | 493 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Gubernur Sampaikan LKPj 2021, Ketua Fraksi Gerindra Walk Out, Ini Alasannya<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyampaikan nota pengantar LKPj Tahun Anggaran 2021 pada sidang paripurna DPRD Sumbar, Senin. Ini merupakan LKPj tahun perdana masa jabatan Mahyeldi-Audy Joinaldy. (humas)

PADANG (21/2/2022) - Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbar, Hidayat memilih walk out sebelum Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan Nota Pengantar atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2021 pada rapat paripurna, Senin.

"Peserta rapat paripurna tidak kuorum. Implikasinya, legalitas paripurna ini jadi bermasalah. Tak lagi sah. Kapan lagi kita tegakan disiplin dan kebenaran," ungkap Hidayat usai paripurna, di Padang, Senin.

Menurut Hidayat, paripurna dengan agenda panyampaian Nota LKPj tahun 2021 ini selayaknya ditunda. Karena, beleid-nya secara gamblang mengatur, "Setiap rapat DPRD dapat mengambil keputusan jika memenuhi kuorum." Hal ini tertuang dalam Pasal 96 PP No 12 Tahun 2018 tentang Penyusunan Tatib DPRD.


"Paripurna ini juga molor 1,5 jam dari jadwal undangan yang diberikan yakni pukul 09.00 WIB," tambah Hidayat.

Digelar Hybrid

Penyampaian LKPJ ini merupakan bentuk pertanggungjawaban gubernur untuk tahun pertama dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Sumbar Tahun 2021-2026.

Paripurana ini dipimpin Ketua DPRD Sumbar, Supardi. Dilaksanakan secara hybrid dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid19. Sebagian anggota DPRD hadir secara langsung dan sebagian lainnya hadir secara daring.

Dalam penyampaiannya, Mahyeldi memaparkan gambaran umum kondisi Sumbar di tahun 2021 yang masih dilanda pandemi Covid19. Sementara, disaat yang sama juga menerapkan beberapa kebijakan dalam rangka pemulihan ekonomi.

Berdasarkan data BPS, tercatat pertumbuhan ekonomi Sumbar mencapai 2,19 persen sampai triwulan III 2021. Beberapa kategori utama penunjang pertumbuhan ekonomi tersebut adalah lapangan usaha pertanian, perikanan dan kehutanan, perdagangan besar-eceran, kontruksi, transportasi dan pariwisata.

"Tahun 2021, kita melakukan orientasi baru tanpa mengabaikan target kinerja dalam RPJMD, sebagaimana arahan presiden, agar fokus pembangunan harus mendukung upaya pemulihan akibat dampak pandemi Covid19," ujar Mahyeldi.

Selanjutnya, dia juga menguraikan mengenai kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah yang terdiri atas pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah. Termasuk juga kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan, terutama terkait dengan urusan wajib pelayanan dasar.

Beberapa program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka mendukung visi misi daerah, di antaranya adalah pembangunan SMA/SMK baru berdasarkan potensi daerah, sanitasi yang layak di sekolah.

Kemudian, menjadikan Masjid Raya Sumbar sebagai pusat pembelajaran ABS SBK dan wisata religi, mencetak 100 ribu milenial dan woman entrepreneur serta program strategis nasional (PSN) jalan tol Pekanbaru-Padang.

"Pembangunan jalan tol seksi Sicincin-Padang sudah masuk tahap konstruksi dengan realisasi fisik 45,25 persen dan lahan 36,01 persen. Direncanakan, tahun 2023 sudah dapat dioperasionalkan. Sedangkan untuk tiga seksi lainnya masih dalam proses basic design," tambah Mahyeldi.

Diakhir pemaparan, Mahyeldi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Sumatera Barat serta seluruh stakeholders, karena pelaksanaan pembangunan Sumbar sepanjang 2021 pada hakekatnya merupakan hasil sinergi, inovasi dan kinerja bersama pemerintah daerah dengan DPRD Sumbar, Forkopimda, Ormas, lembaga profesi, perguruan tinggi, tokoh-tokoh agama, insan pers dan seluruh lapisan masyarakat Sumbar.

Mahyeldi berharap, LKPj Tahun Anggaran 2021 ini, dapat jadi bahan bagi DPRD Sumatera Barat dalam memberikan saran, masukan dan rekomendasi serta catatan-catatan untuk penyempurnaan dan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah Provinsi Sumatera Barat ke depan. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar