Kebersihan Homestay Penting, Erman: Alokasikan Budget Khusus untuk Ciptakan Kenyamanan

Al Imran | Rabu, 09-03-2022 | 21:13 WIB | 415 klik | Kota Bukittinggi
<p>Kebersihan Homestay Penting, Erman: Alokasikan Budget Khusus untuk Ciptakan Kenyamanan<p>

Wako Bukittinggi, Erman Safar memberikan arahan pada Seminar Kepariwisataan dalam rangka milad pertama Asosiasi Homestay Bukittinggi yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Rabu. (hamriadi)

BUKITTINGGI (9/3/2022) - Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar meminta pengelola home stay di kota wisata itu, memperhatikan kebersihan seluruh fasilitas yang dimiliki. Mulai dari kebersihan kamar mandi, penggantian seprai dan lingkungan serta lainnya.

"Sediakanlah anggaran khusus untuk menjaga dan merawat fasilitas yang dimiliki, agar pengunjung nyaman," ungkap Erman saat membuka Seminar Kepariwisataan dalam rangka milad pertama Asosiasi Homestay Bukittinggi yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Rabu.

Seminar yang diikuti pengelola homestay di Kota Bukittinggi tersebut, mengambil tema "Eksistensi Homestay dalam Rangka Pengembangan Pariwisata Daerah."


Menurut Erman, homestay tidak hanya berfungsi sebagai tempat penginapan seperti hotel. Dalam pengelolaannya, homestay juga dituntut untuk menjalin interaksi dengan tamu, sehingga terjadi komunikasi yang baik antar kedua belah pihak.

Agar terjalin komunikasi yang baik, menurut dia, diperlukan penggunaan bahasa yang baik dalam berkomunikasi dengan tamu. Misalnya, memberikan ucapan selamat ulang tahun bagi tamu yang pernah menginap. Ini merupakan bentuk layanan after sales yang mampu menarik simpati pengunjung.

"Ini akan jadi salah satu nilai jual yang positif dalam mendukung kepariwisataan di Bukittinggi nantinya yang disumbangkan oleh pengelola homestay," ungkap Erman.

Selain itu, Erman harapkan pengelola homestay, juga berkreasi sehingga dapat menambah nilai jual yang positif bagi pariwisata Kota Bukittinggi.

"Membuat foto, produk asli dan lain sebagainya. Ini akan dapat meninggalkan kesan yang positif tersebut," ujar Erman.

Dikesempatan itu, Erman menyebutkan, Pemko Bukittinggi akan membantu memperbaiki akses menuju homestay sekiranya diperlukan.

Terakhir, Erman Safar harapkan keberadaan homestay juga dapat menebar manfaat bagi masyarakat sekitar.

Keberadaan homestay dipandang turut menunjang kepariwisataan. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menerbitkan regulasi Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretarif No 9 Tahun 2014 tentang Standar Usaha Pondok Wisata.

Berdasarkan data tahun 2021, jumlah homestay di Kota Bukittinggi tercatat sebanyak 65 unit.

Hj Yuliarti Bachtiar merupakan Ketua Asosiasi Homestay Bukittinggi, untuk kepengurusan periode 2021-2026 yang dikukuhkan 9 Maret 2021 lalu. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar