Waketum Lantik Pengurus Pengajian Al Hidayah se-Sumatera Barat

Partai Golkar Sumbar Targetkan 800 Ribu KTA, Desra: Kontribusi Pengajian Al Hidayah Dibutuhkan

Al Imran | Minggu, 13-03-2022 | 16:32 WIB | 568 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Partai Golkar Sumbar Targetkan 800 Ribu KTA, Desra: Kontribusi Pengajian Al Hidayah Dibutuhkan<p>

Ketua Pengajian Al Hidayah Sumatera Barat, Linda Oktavianti SE MM MpdE melantik pengurus Pengajian Al Hidayat 19 kabupaten/kota di Sumbar, Ahad. Karena masih dalam suasana pandemi, pelantikan hanya diwakili oleh ketua, sekretaris dan bendahara. (mangindo kayo)

PADANG (13/3/2022) - Partai Golkar Sumatera Barat menargetkan, mencetak 800 ribu kader lengkap dengan kartu tanda anggota (KTA) hingga 2023 mendatang. Jumlah ini, sekitar 20% persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 lalu.

"Kita harapkan, pengurus dan kader Pengajian Al Hidayah se-Sumatera Barat, ikut berkontribusi menyumbang masyarakat yang akan dijadikan kader dan dibuatkan KTA-nya. Jika target KTA ini tercapai, Insya Allah kemenangan sudah di depan mata kita," ungkap Sekretaris Partai Golkar Sumatera Barat, Desra Ediwan Anantanur di Padang, Ahad.

Harapan itu disampaikan Desra, saat pelantikan pengurus Pengajian Al Hidayah masa bakti 2020-2025 se-Sumbar sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan mengangkat tema 'Konsolidasi Pengajian Al Hidayah se-Sumbar untuk Memperkuat Sinergisitas Menuju Organisasi yang Lebih Berkualitas, Loyal dan Solid."


Desra meyakini, pengurus Pengajian Al Hidayah akan mampu berkontribusi positif pada target tersebut. Indikatornya, terang dia, dari Ormas Hasta Karya dan 7 organisasi sayap Partai Golkar yang ada di tingkat Sumatera Barat, baru Pengajian Al Hidayah yang menuntaskan konsolidasi organisasi di tingkat provinsi hingga 19 kabupaten/kota.

"Kami berterimakasih pada Pengajian Al Hidayah yang membulatkan tekad untuk mendukung Ketua Umum Partai Golkar, Pak Airlangga Hartarto untuk maju di Pilpres 2024 sekaligus memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2024. Saya yakin, target kemenangan bisa dicapai dengan kontribusi KTA Golkar dari Pengajian Al Hidayah, signifikan," terang Desra.

Harsta Karya merupakan tiga organisasi pendiri Partai Golkar yaitu Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dan Sentra Organisasi Karya Indonesia (Soksi).

Sedangkan tujuh organisasi sayap Partai Golkar meliputi Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kelompok Perempuan Partai Golkar (KPPG), Satuan Kerja (Satker) Ulama, Majelis Dakwah Indonesia (MDI), Himpunan Wanita Karya (HWK), Pengajian Al Hidayah dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

Manfaatkan Sosial Media

Pengurus Pengajian Al Hidayah Sumatera Barat ini, dipimpin Linda Oktavianti SE MM MpdE. Didampingi sejumlah wakil ketua, sekretaris dan bendahara serta bidang-bidang, Linda akan memimpin untuk periode 2020-2025.

Linda dilantik Wakil Ketua Umum DPP Al Hidayah, Hj Siti Marhamah didampingi Sekarwati (Sekjen Pengurus Pusat Pengajian Al Hidayah) di Basko Hotel, Padang. Usai dilantik, Linda langsung melantik pengurus Pengajian Al Hidayah 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat untuk masa bakti 2020-2025

Sekjen PP Al Hidayah, Sekarwati mengatakan, pelantikan ini merupakan langkah awal bagi pengurus DPD Al Hidayah Sumatera Barat untuk menggerakan organisasi.

"Hari ini, kita melakukan tiga hal penting yaitu pelantikan pengurus DPD Sumbar, pengurus di 19 Kabupaten/kota sekaligus rapat kerja daerah (Rakerda)," ungkapnya.

Dengan selesainya tiga agenda penting itu nantinya, harap Sekarwati, pengurus Al Hidayah se-Sumbar dapat mengibarkan panji-panji organisasi di Ranah Minang.

Sementara, Wakil Ketua Umum PP Al Hidayah, Hj Siti Marhamah menekankan pentingnya menjaga niat dalam menjalankan organisasi. Al Hidayah bukan lah organisasi biasa. Di organisasi ini, basisnya adalah ajaran Islam.

"Penting menjaga niat dalam menjalankan organisasi ini. Jika kita semua berniat untuk ibadah, Insya Allah akan diredhoi oleh Allah untuk kepentingan akhirat dan dunia kita," tegas Siti Marhamah.

Siti Marhamah juga menyampaikan pesan khusus Ketua Umum PP Pengajian Al Hidayah, Hetifah Sjaifudian pada seluruh kader Pengajian Al Hidayah se-Sumbar. Yakni, memanfaatkan sosial media untuk mempublikasikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan.

"Sekarang eranya sosial media. Bukan bermaksud ria. Akan tetapi, kita mesti memanfaatkan sosial media ini untuk mengabarkan kebaikan-kebaikan yang kita lakukan pada masyarakat. Semoga, kebaikan ini jadi inspirasi pada semua pihak untuk melakukan yang terbaik pula bagi negeri ini," tukas Siti Marhamah.

Untuk Dakwah

Sementara, Linda Oktavianti mengatakan, dengan telah dilantiknya pengurus Al Hidayah Sumbar, diharapkan dapat menyemarakan syiar Islam dan dakwah agama Islam di Sumatera Barat.

"Kita berharap, pengurus yang dilantik betul-betul bekerja, sehingga roda organisasi berjalan demi syiar dan dakwah Islam," katanya.

Linda dikesempatan itu, juga menceritakan panjang lebar perjalanannya membentuk pengurus di 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat.

"Awalnya kita beritahu via whatsapp, namun responnya kurang menggigit. Maka, kami diskusikan dengan Pak Desra (Sekum Golkar Sumbar-red) dan kami disarankan langsung mendatangi kabupaten/kota. Alhamdulillah, sambutannya luar biasa. Kami disambut baik di luar perkiraan kami," ungkapnya.

Setelah pelantikan, dilanjutkan dengan agenda Rakerda Al Hidayah Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua IIPG Sumbar, Hj Erniati Khairunas, Siti Izati Azis (Ketua KPPG), anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sumbar, Zafri Deson dan undangan lainnya.

Ketua Panitia, Herlina mengatakan, dengan dilakukannya pelantikan secara serentak ini, diharapkan semua pengurus Al Hidayah se-Sumbar langsung dapat bekerja menggiatkan jalannya roda organisasi.

"Untuk Rakerda, pesertanya adalah ketua, sekretaris dan bendahara Pengajian Al Hidayah se-Sumbar," ungkap Herlina. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar