Bukittinggi Tawarkan 15 UMKM untuk Calon Peserta Temu Bisnis, Fiona: Semuanya Layak Dipilih

Al Imran | Minggu, 13-03-2022 | 17:00 WIB | 330 klik | Kota Bukittinggi
<p>Bukittinggi Tawarkan 15 UMKM untuk Calon Peserta Temu Bisnis, Fiona: Semuanya Layak Dipilih<p>

Ketua Dekranasda Bukittinggi, Fiona Erman Safar memberiakn sambutan pada kegiatan pembinaan dan identifikasi yang digelar di gedung pertokoan Pasar Atas Bukittinggi, Sabtu siang. (hamriadi)

BUKITTINGGI (13/3/2022) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bukittinggi, mengusung 15 orang pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mengikuti kegiatan pembinaan dan identifikasi produk UMKM calon peserta Temu Bisnis Tahun 2022 yang difasilitasi Pemerintah dan Dekranasda Sumatera Barat.

"Kelimabelas pelaku usaha yang kami hadirkan ini, merupakan UMKM yang memproduksi produk unggulan di bidang kerajinan masing-masing," ungkap Ketua Dekranasda Bukittinggi, Fiona Erman Safar saat pembinaan dan identifikasi yang digelar di gedung pertokoan Pasar Atas Bukittinggi, Sabtu siang.

Kegiatan ini dihadiri oleh segenap jajaran pengurus Dekranasda Kota Bukittinggi, SKPD terkait, serta para pelaku UMKM.


Dikatakan Fiona, sebanyak 15 UMKM itu terdiri dari pelaku usaha bordir, sulaman, batik, rajutan, kerajinan kayu, dan sebagainya. "Kelimabelas UMKM ini murni memproduksi sebuah produk. Sehingga, harga produk mereka, terdiri dari harga pokok produksi ditambah profit dan dapat dipesan sesuai selera," ungkap Fiona.

Dengan segala potensi yang dimiliki 15 UMKM yang mengikuti pembinaan dan identifikasi ini, Fiona yakin, semuanya layak diloloskan Dekranasda Sumatera Barat untuk mengikuti kegiatan temu bisnis.

Fiona juga sebutkan, Dekranasda dan Pemko Bukittinggi menaruh perhatian yang tinggi terhadap perkembangan UMKM di Kota Bukittinggi.

Salah satu upaya pengembangan UMKM tersebut adalah dengan ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara Pemko Bukittinggi dengan Pemko Solo dalam hal kerjasama pembinaan batik di Kota Bukittinggi, beberapa waktu lalu.

"Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan industri batik di Kota Bukittinggi," imbuhnya.

Sementara, Kabid Pemberdayaan UKM Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Barat, Nasrizal, mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan pembinaan dan identifikasi ini adalah sebagai ajang persiapan sebelum dilaksanakannya kegiatan temu bisnis.

Kegiatan yang difasilitasi Pemrov dan Dekranasda Sumbar tersebut, jelasnya, adalah dalam upaya berkembangnya produk UMKM Sumatera Barat di tingkat nasional.

"Temu bisnis pertama, rencananya akan kita laksanakan 24 Maret nanti di Jakarta. Selanjutnya Medan, Aceh dan terakhir di Batam. Pelaksanaan temu bisnis ini, sebagai momen pengembangan pemasaran produk UMKM Sumatera Barat," imbuh Nasrizal yang hadir mewakili Ketua Dekranasda Sumbar. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar