Kajati Sumbar Antarkan Bantuan Logistik dan Mainan Anak ke Timbo Abu Ateh

Al Imran | Kamis, 17-03-2022 | 18:17 WIB | 371 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Kajati Sumbar Antarkan Bantuan Logistik dan Mainan Anak ke Timbo Abu Ateh<p>

Kajati Sumbar, Yusron menyerahkan bantuan logistik dan mainan anak-anak pada korban gempa ketika berkunjung ke Timbo Abu Ateh, Kamis. Penyerahan bantuan itu, Yusron tampak didampingi Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi dan jajaran lainnya. (robi irwan)

PASAMAN BARAT (17/3/2022) - Duka masyarakat di Kecamatan Talamau ini juga jadi duka kami. Sehingga. hati kami terketuk untuk mengumpulkan donasi dengan Korps Adhyaksa lainnya.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat, Yusron ketika berkunjung ke Timbo Abu Ateh, Kamis. Yusron tampak didampingi Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, Risnawanto (Wakil Bupati), Ginanjar Cahya Permana (Kajari Pasbar) dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini.

"Saya sudah empat kali ke Pasbar ini, namun ke Timbo Abu Ateh ini, baru kali pertama. Kami datang untuk ikut merasakan duka masyarakat di sini," kata Yusron sembari menyerahkan langsung bantuan logistik dan mainan anak-anak pada korban gempa di daerah itu.


Sebagai warga, Yusron mengaku, mengerti betul apa yang dirasakan masyarakat ketika ditimpa musibah bencana alam gempa bumi. Dengan melihat latar belakang itulah, ia memiliki ide dan gagasan untuk menyisihkan sedikit rezki dengan mengumpulkan donasi dari rekan-rekan Kejari kabupaten/kota di Sumbar.

"Apa yang kami bawa ini, tidak bisa memenuhi semua kebutuhan di sini. Namun, kami berharap bisa mengurangi beban berat ini. Yang paling penting, kita semangat, dibalik cobaan ini ada hikmah yang lebih besar," katanya.

Butuh Dukungan untuk Pulih

Sementara itu, Hamsuardi mengucapkan terima kasih pada Kajati, Kajari dan jajaran, yang telah peduli dengan warga Pasbar yang tertimpa bencana gempa bumi. Gempa yang telah memporak porandakan rumah dan lahan pertanian masyarakat serta merenggut kebahagiaan anak anak.

"Dengan kedatangan bapak-bapak dan ibu ke sini, kami merasa bersyukur. Inilah warga kami yang masih di tenda," kata Hamsuardi.

Saat ini, terang dia, Pemkab juga terus melakukan pembangunan pondok transisi pemulihan pascagempa bumi di kabupaten Pasaman Barat atau sering disebut dengan Rumah Hunian Sementara (Huntara). Ia bersama Non Governmental Organization (NGO) terus mengupayakan itu semua.

"Tentunya tanpa dukungan semua pihak, kami juga tidak bisa pulih," ujar Hamsuardi. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Pasaman Barat