Penawaran Binary Option dan Robot Trading Dibahas di Raker Satgas Waspada Investasi Sumbar

Al Imran | Kamis, 17-03-2022 | 22:44 WIB | 361 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Penawaran Binary Option dan Robot Trading Dibahas di Raker Satgas Waspada Investasi Sumbar<p>

Kepala OJK Sumbar, Yusri memberikan penjelasan tentang Binary Option dan Robot Trading pada Rapat Kerja SWI Sumatera Barat bersama 10 instansi anggota SWI lainnya di Padang, Selasa.

PADANG (15/3/2022) - Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam L Tobing mengungkapkan, saat ini banyak produk investasi ditawarkan ke masyarakat, tidak diiringi dengan edukasi yang memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban konsumen.

"Masyarakat sangat mudah tergiur dengan penawaran investasi yang menawarkan pengembalian tinggi yang ternyata adalah investasi yang tidak berizin," ungkap Tonggam seputar Binary Option dan Robot Trading yang marak ditawarkan ke masyarakat secara massif melalui publik figur, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan Tonggam, saat hadir secara virtual dalam Rapat Kerja SWI Sumatera Barat bersama 10 instansi anggota SWI lainnya. Terdiri dari Sekretariat Daerah, Bank Indonesia, Kepolisian Daerah, Kejaksaaan Tinggi, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.


SWI ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi antar kementerian/lembaga dalam rangka pencegahan dan penanganan dugaan tindakan melawan hukum di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.

Dijelaskan Tongam, Binary Option banyak dipromosikan selebgram dan artis, sehingga menarik follower secara masif untuk masuk sebagai anggota. Pada Binary Option, tidak terdapat kegiatan perdagangan dan kegiatannya cenderung seperti judi.

Dalam Binary Option, trader diminta untuk memprediksi atau menebak harga suatu instrumen apakah akan mengalami kenaikan atau penurunan dalam jangka waktu tertentu dan umumnya ditawarkan melalui pialang berjangka luar negeri yang tidak memiliki izin di Indonesia.

Sementara, untuk investasi Robot Trading, disampaikan bahwa terdapat perbedaan fitur antara Robot Advisor dengan Penjualan Robot Trading Ilegal. Di antaranya Robot Trading dijual dengan skema penjualan langsung tanpa izin, janji imbal hasil tetap, adanya komisi perekrutan member baru, trading dilakukan auto pilot atau otomatis tanpa campur tangan pengguna.

Robot Trading biasanya digunakan pada platform pialang berjangka/broker luar negeri yang tidak memiliki izin dari Bappebti. Semua itu tidak berlaku untuk Robot Advisor.

Selain Binary Option dan Robot Trading, Tongam juga menyampaikan mengenai aset kripto. "OJK telah melarang Lembaga Jasa Keuangan (LJK) menggunakan, memasarkan maupun memfasilitasi aset kripto," tegas Tonggam yang juga Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK.

Sementara, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat, Yusri menyampaikan, dari data Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) sejak Januari 2021 sampai dengan Maret 2022, terdapat 6 pertanyaan yang disampaikan masyarakat yang berdomisili di Sumatera Barat, terkait Binary Option dan Robot Trading.

"Saat ini, tengah marak penawaran investasi ilegalBinary Option dan Robot Trading di masyarakat," ungkapnya.

Sebagai upaya melindungi masyarakat, terang dia, SWI berperan aktif dalam melakukan pencegahan dan penanganan investasi ilegal dan pinjaman online ilegal yang semakin marak. Pada saat ini, SWI beranggotakan 12 kementerian/lembaga dengan SK yang diperbarui setiap tahunnya.

Di Sumatera Barat, anggota SWI rutin mengadakan Rapat kerja setiap semester dan rapat koordinasi secara insidentil sesuai dengan perkembangan isu investasi ilegal dan pinjaman online ilegal. Pada Rapat Kerja yang dilaksanakan kemarin, dihadiri 40 orang anggota SWI Sumatera Barat.

Terdapat 2 agenda utama yaitu pemaparan isu terkini investasi ilegal di masyarakat serta penetapan program kerja tahun 2022 SWI Provinsi Sumatera Barat.

Setelah pemaparan isu investasi ilegal terkini, acara dilanjutkan dengan Rapat SWI Sumatera Barat yang membahas mengenai realisasi program kerja SWI Sumatera Barat 2021 berupa pelaksanaan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang telah terlaksana sebanyak 8 kali.

Kemudian, berupa edukasi secara langsung dan virtual, penayangan iklan waspada investasi ilegal dan pinjol ilegal di televisi lokal yaitu TVRI Sumbar dan Padang TV serta media sosial instagram dan facebook Infosumbar serta penayangan pada videotron yang dikelola oleh pemerintah provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota.

Edukasi masif merupakan kunci utama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi ilegal. Oleh karena itu, rencana program kerja tahun 2022 SWI Provinsi Sumatera Barat tetap mengutamakan program edukasi dan sosialisasi, baik secara langsung maupun virtual, sebagai upaya pencegahan berkembangnya investasi ilegal di masyarakat.

Seluruh anggota SWI Provinsi Sumatera Barat yang hadir pada rapat ini berkomitmen untuk memasukan materi waspada investasi ilegal dalam setiap kegiatan yang mereka selenggarakan, sehingga pertumbuhan investasi ilegal khususnya di Sumatera Barat dapat diminimalisir. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar