Minyak Goreng Membubung di Swalayan, Gerindra Bukittingi Gelar Migor Murah di 6 Titik

Al Imran | Kamis, 17-03-2022 | 23:06 WIB | 223 klik | Kota Bukittinggi
<p>Minyak Goreng Membubung di Swalayan, Gerindra Bukittingi Gelar Migor Murah di 6 Titik<p>

Sekretaris Gerindra Bukittinggi, Reki Afrino saat memimpin pasar murah minyak goreng di kota wisata itu, Kamis. Migor ini dijual seharga Rp11 ribu per liter pada warga.

BUKITTINGGI (17/3/2022) - Kenaikan harga minyak goreng (Migor) pasca dicabutnya aturan satu harga turut dirasakan oleh warga Bukittinggi.

Seorang warga Bukittinggi, Desi, mengaku kaget karena hari ini ia melihat harga minyak goreng di salah satu swalayan sudah di atas Rp 40 ribu untuk kemasan 2 liter.

Biasanya, menurut Desi, minyak goreng kemasaran 2 liter masih di kisaran harga Rp28 ribu hingga Rp29 ribu.


"Kami yang masyarakat bawah ini, bagaimana mau beli semahal itu. Kalau orang banyak duit, ya mampu-mampu saja beli," katanya, Kamis.

Silvia, warga lainnya, juga kaget dengan harga minyak goreng hari ini. Ia hendak membeli minyak goreng di salah satu swalayan, akhirnay mengurungkan niat karena tak mampu membeli minyak goreng yang kelewat mahal.

"Tadinya mau beli. Tapi tidak jadi. Saya pulang aja. Kemahalan," ujar Silvia.

Sementara itu, staf supervisor swalayan tersebut mengatakan, pihaknya terpaksa mematok harga tinggi karena harga minyak goreng sudah naik dari penyalur.

Gerindra Jual Rp11 ribu per Liter

Di sisi lain di Bukittinggi, ratusan emak-emak membeli minyak goreng murah yang dijual Partai Gerindra Bukittinggi. Partai besutan Prabowo Subianto itu menjual minyak goreng murah di Jalan Bypass Bukittinggi.

Di situ, minyak goreng merek Mitra dijual seharga Rp 11 ribu per liter.

"Saya sudah antre dari tadi. Alhamdulillah dapat minyak goreng murah," ucap salah seorang warga, Evi.

Partai Gerindra Cabang Bukittinggi ini menjual dua liter minyak goreng untuk satu KK. Tujuannya supaya terjual merata.

"Partai Gerindra Bukittinggi bersama kader menjual minyak goreng murah pada masyarakat pada Kamis, Jumat dan Sabtu di enam titik," ujar Sekretaris Gerindra Bukittinggi, Reki Afrino.

Menurutnya sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto serta Ketua Gerindra Bukittinggi, Erman Safar, bahwasanya kader Gerindra harus bekerja nyata di tengah masyarakat.

"Hari ini kami mulai menjual minyak goreng murah Rp11 ribu per liter. Di saat kelangkaan ini, kami hanya mampu menjual 6 ribu liter."

"Kami menyakini, itu dalam jumlah sedikit. Mudah-mudahan itikad kami ini bersama kader terbaik Gerindra Bukittinggi, Ade Rezki yang kini duduk di DPR RI, mampu membantu meringankan beban masyarakat," tutup Reki. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar