6 Pejabat Tinggi Pratama Sumbar Dilantik, Mahyeldi Ingatkan Rencana Konversi Bank Nagari

Al Imran | Jumat, 18-03-2022 | 17:12 WIB | 233 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>6 Pejabat Tinggi Pratama Sumbar Dilantik, Mahyeldi Ingatkan Rencana Konversi Bank Nagari<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyaksikan saksi pelantikan 6 pejabat tinggi pratama, Kabiro Umum Syefdinon, menandatangani berita acara pengambilan sumpah, di auditorium gubernuran, Jumat pagi. (humas)

PADANG (18/3/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi berpesan khusus pada Kepala Biro Perekonomian, memastikan kelancaran proses konversi Bank Nagari jadi Bank Umum Syariah, disamping tugas-tugas pokok lainnya.

"Jadikan keberadaan kita di Pemprov Sumbar ini, betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai adanya kita, sama saja dengan tidak ada," tegas Mahyeli saat melantik dan mengambil sumpah jabatan enam pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemprov Sumatera Barat di auditorium gubernuran, Jl Sudirman, Padang, Jumat pagi.

Dikesempatan itu, Mahyeldi menegaskan, pejabat Pemprov jangan asal membuat gubernur senang. "Saya tidak suka yang seperti itu," tegasnya.


Kemudian, Mahyeldi mengingatkan, apapun yang dilakukan pimpinan tinggi pratama dan ASN secara umum, jangan melakukan perbuatan melanggar hukum. "Tolong perhatikan. Jangan menghambat karir orang. Kalau memang berpotensi, usulkan jangan malah dihalangi," tegasnya.

"Kita ingin membangun bangsa, jadi berikan peluang supaya lebih baik. Kita ingin Sumbar ini terus berkembang menjadi lebih baik. Untuk itu, selalu berkoordinasi lintas OPD, lintas instansi, agar tujuan pelaksanaan tugas tercapai dengan baik tanpa melanggar aturan," lanjutnya.

Dalam pengarahannya, Mahyeldi menyebut, seleksi pimpinan tinggi pratam aini dilakukan secara terbuka. Kemudian, juga telah melalui tahapan yang jelas dan profesional oleh panitia seleksi serta sesuai dengan mekanisme yang ada. Pemilihan pejabat juga melihat enam indikator penting di antaranya rekam jejak, makalah dan tes kesehatan.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Mahyeldi berpesan, agar optimal bekerja sesuai bidangnya masing-masing.

Kepada Kepala Biro Adpim, gubernur instruksikan, agar protokoler memberikan pelayanan excelent (sempurna) pada para tamu baik dari kabupaten/kota, pusat maupun perwakilan negara asing.

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan, juga diminta mempersiapkan program dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan SMA/SMK/SLB.

Kepada Kepala Dinas Kesehatan, diminta agar fokus terkait stunting.

Gubernur juga instruksikan kepada setiap kepala OPD untuk melaporkan progres kegiatan masing-masing OPD setiap bulan pada minggu pertama.

Pejabat yang dilantik ini, mengisi kekosongan jabatan karena mutasi yang dilakukan pada Februari 2022 lalu. Yakni, Ir Nizam Ul Muluk MSi sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yang sebelumnya menjabat Kadis Pangan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung.

Kemudian, dr Lila Yanwar MARS sebagai Kepala Dinas Kesehatan, sebelumnya Direktur RSUD Kota Padang Panjang.

Lalu, Drs Barlius MM sebagai Kepala Dinas Pendidikan, sebelumnya menjabat Kepala BPBD Kota Padang.

Selanjutnya, Syefdinon SS MM sebagai Kepala Biro Umum, sebelumnya Kabag Rumah Tangga, Biro Umum.

Seterusnya, Ria Wijayanti SE MM, sebagai Kepala Biro Perekonomian yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Perekonomian Kabupaten Limapuluh Kota

Terakhir, Drs Maifrizon MSi sebagai Kepala Biro Adpim, sebelumnya menjabat Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora RI.

Penandatanganan berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Barlius dan Kabiro Umum Syefdinon disaksikan Kepala BKD, Ahmad Zakri dan Kepala DPMPTSP, Adib Alfikri. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar