Rihlah Peserta Rapimnas JMSI 2022

Pulau Penyengat, Asal Usul Bahasa Indonesia dan Daerah Asal Tiga Pahlawan Nasional

Al Imran | Minggu, 20-03-2022 | 22:24 WIB | 336 klik | Nasional
<p>Pulau Penyengat, Asal Usul Bahasa Indonesia dan Daerah Asal Tiga Pahlawan Nasional<p>

Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, Mahmud Marhaba (Sekjen) dan Pengda dan Pengcab JMSI se-Indonesia foto bersama di Pulau Penyengat, Ahad.

KEPULAUAN RIAU (20/3/2022) - Rombongan Peserta Rapat Pimpinan Nasional Jaringan Media Siber Indonesia (Rapimnas JMSI) mengakhiri rangkaian kegiatan dengan melakukan rihlah ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Ahad.

Rombongan peserta JMSI Berangkat dari Kota Batam sekitar pukul 10.00 WIB dan tiba di Pelabuhan Pulau Penyengat sekitar pukul 11.00 WIB.

Sesampainya di depan Pelabuhan Penyengat, rombongan yang dipimpin Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa langsung menuju Masjid Raya Sultan Riau. Yang beragama Islam, menyempatkan melaksanakan Salat Tahiyatul Masjid.


Usai melaksanakan Salat Tahiyatul Masjid di Masjid Raya Sultan, rombongan melihat suasana masjid dan mengabadikan momen di depan masjid.

Rombongan melanjutkan perjalanan menapaki satu per satu situs sejarah Pulau Penyengat seperti Kompleks Istana Kantor, Makam raja-raja (Raja Ja'afar dan Raja Ali Marhum Kantor) yang berada di tengah-tengah Pulau Penyengat.

Rombongan didampingi Raja Farul, Pemandu Wisata di Pulau Penyengat. Dia tampak menjelaskan satu persatu situs sejarah kepada rombongan.

"Ini adalah peninggalan kebesaran kebudayaan Melayu," katanya kepada rombongan.

Farul juga menjelaskan sejarah Pulau Penyengat yang dijadikan mas kawin untuk Engku Putri atau Raja Hamidah dan berbagai literasi sejarah Melayu dan asal usul bahasa Indonesia.

"Di pulau ini, ada tiga pahlawan nasional yakni Raja Haji Fisabilillah, Raja Ali Haji dan Sultan Mahmud Riayat Syah," jelasnya.

Ketua Panitia Rapimnas JMSI, Anwar Anas mengatakan, wisata kebudayaan rombongan Rapimnas JMSI untuk mengenalkan langsung sejarah kebudayaan Melayu.

"Kita ingin mengenalkan asal usul bahasa Indonesia pada kawan-kawan peserta. Mereka bisa menyaksikan mendengarkan dan melihat langsung asal usul bahasa Indonesia," kata Anwar.

Ia juga menambahkan, dengan membawa peserta Rapimnas JMSI ke Pulau Penyengat bisa jadi semangat tersendiri bagi Perwakilan JMSI seluruh Indonesia.

"Semoga dengan berkunjung ke Pulau Penyengat, jadi inspirasi tersendiri bagi rekan-rekan saat kembali ke daerah masing-masing serta menjadi semangat tersendiri untuk menyajikan informasi berkualitas untuk masyarakat," ujarnya.

Peserta Rapimnas JMSI yang berkunjung ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang tampak antusias melihat dan menyaksikan situs-situs sejarah dan penjelasan terkait sejarah pulau itu.

Tampak juga rombongan JMSI yang melakukan ziarah masing-masing mengabadikan momen saat melakukan perjalanan mengelilingi pulau penyengat. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar