Satpol PP harus Tegas dan Humas

Al Imran | Senin, 21-03-2022 | 19:17 WIB | 314 klik | Kota Padang
<p>Satpol PP harus Tegas dan Humas<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi jadi inspektur Upacara Hut Satpol PP yang ke-72 Tahun, Damkar 103 Tahun dan Satlinmas yang ke-60 Tahun, di halaman kantor Gubernur Sumatera Barat, Senin. (humas)

PADANG (21/3/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi meminta, dalam melaksanakan penegakan Perda dan menjaga Trantibum di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat, personel Satpol PP tidak boleh bertindak secara arogan. Harus bertindak tegas tapi tetap mengutamakan tindakan-tindakan preventif dan humanis.

"Dalam bertindak harus tegas dan humanis, lebih mengedepankan sikap dan tindakan yang bersifat edukatif, persuasif dan senantiasa mengedepankan aspek HAM serta citra luhur dan wibawa penyelengaaran pemerintah daerah, Jadi, kita tidak mau mendengarkan para petugas-petugas kita, yang melaksanakan tugasnya secara tidak manusiawi," ujar Mahyeldi di Padang, Senin.

Pernyataan itu disampaikan Mahyeldi saat jadi inspektur Upacara Hut Satpol PP yang ke-72 Tahun, Damkar 103 Tahun dan Satlinmas yang ke-60 Tahun, di halaman kantor Gubernur Sumatera Barat.


Upacara HUT Satpol PP tersebut dilaksanakan secara sederhana dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Karena, saat ini masih dalam Pandemi Covid-19, dengan membatasi peserta upacara dari perwakilan kabupaten kota se-Sumatra Barat, HUT Satpol PP se-Sumbar juga dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat dan Kasatpol PP se-Sumbar.

Dalam upacara tersebut, Mahyeldi juga mengajak seluruh bupati, wali kota untuk mengambil langkah-langkah antisipatif dan strategis, guna mendukung penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dan pencegahan kebakaran.

"Bapak bupati dan wali kota, kami imbau agar dapat memproritaskan pengalokasian anggaran yang memadai untuk melaksanakan fungsi satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Satuan Perlindungan Masyarakat, melalui Amanat Peraturan Perundang-undangan," katanya

Dia juga menekankan pada Satpol PP, untuk meningkatkan tugas fungsi dan kewenangan yang terkait dengan pelayanan dasar, melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait, baik secara horizontal maupun secara vertikal.

"Lakukan komunikasi secara baik dan bagaimana kita bersinergi dengan seluruh komponen-komponen yang ada, sehingga semua jadi semangat bersama, didalam penegakan peraturan-peraturan itu dan mengutamakan HAM, harapnya.

Dalam amanatnya, Mahyeldi juga mengajak segenap aparatur penegak peraturan daerah, Damkar dan Linmas untuk menjadikan peringatan hari jadi sebagai sarana meningkatkan semangat juang dan kebulatan tekad dengan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dia juga meminta, agar jangan surut semangat dalam bertugas menegakkan Perda dan Perkada di Sumbar. Selaku aparat pelindung masyarakat untuk selalu siaga dan berusaha menjaga kondisi ketentraman dan ketertiban umum melalui sinergi serta bekerjasama dengan TNI dan Polri.

"Jangan sampai, adanya kita sebagai pemerintah sama saja dengan tidak ada. Keberadaan kita harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas dia.

"Melalui peringatan HUT ini, tingkatkan persatuan dan kesatuan, junjung tinggi Pancasila, pegang teguh falsafah ABS-SBK, utamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan demi mewujudkan Sumbar Madani," tambah Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengintruksikan petugas dalam menjalankan tugas, untuk memperkuat koordinasi integrasi dan sinkronisasi dengan OPD terkait, saling bantu dan saling menghormati.

Selain itu juga, agar melaksanakan tugas dengan tegas namun tetap humanis, memperhatikan aspek HAM serta berperan aktif dalam vaksinasi dan menjadi contoh terbaik dalam penerapan Prokes.

Secara khusus kepada Satpol PP yang notabene sebagai penegak Perda dan Perkada, gubernur meminta agar memahami betul Perda dan Perkada yang akan ditegakkan.

Kepada Damkar, juga diminta memperkuat penguasaan tentang hal-hal berbahaya yang bisa berakibat kebakaran, termasuk kebakaran hutan. Damkar juga diminta mempertahankan respon cepat 15 menit dan juga mengedukasi masyarakat sebagai upaya pencegahan.

"Makin paham dengan tugas masing-masing, maka semakin baik dalam menjalankan peran sehingga mendorong terwujudnya Sumbar yang lebih baik. Siapkan juga perangkat dan dukungan sehingga masyarakat merasa nyaman. Saya akan uji nanti pemahaman para petugas sesuai dengan tugasnya masing-masing," lanjut Mahyeldi.

"Selamat hari jadi, teruslah bekerja dengan ikhlas, cerdas, keras dan tuntas dengan penuh tanggung jawab guna mendukung terwujudnya Sumbar Madani," sambungnya.

Usai upacara, Mahyeldi menyerahkan penghargaan kepada Satpol PP dan Damkar kabupaten dan kota yang terbaik dalam menjaga Trantibum serta Pemadaman dan penyelamatan.

Penghargaan Satpol PP kabupaten dan kota terbaik dalam penyelenggaraan Trantibum diberikan pada Satpol PP dan Damkar Kota Sawahlunto sebagai terbaik I, diikuti Satpol PP dan Damkar Padang Panjang sebagai Terbaik II dan Satpol PP Padang terbaik III.

Penghargaan untuk pemadaman dan penyelamatan terbaik I diraih Damkar Kota Bukittingi, diikuti Damkar Kota Padang dan terakhir Damkar Kabupaten Limapuluh Kota.

Turut hadir dalam upacara ini Wakil Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra dan Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah