Mahyeldi Lepas 4 Ribu Bibit Ikan Bilih di Desa Wisata di Tapian Danau Singkarak

Al Imran | Selasa, 22-03-2022 | 17:47 WIB | 127 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Mahyeldi Lepas 4 Ribu Bibit Ikan Bilih di Desa Wisata di Tapian Danau Singkarak<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Plt Direktur Utama PT Semen Padang, Asri Mukhtar Dt Tumanggung dan Prof Tafdil Husni (Rektor Universitas Bung Hatta) serta masyarakat lainnya, melepas 4 ribu bibit Ikan Bilih di Nagari Sumpur, Senin. (humas)

TANAHDATAR (21/3/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengapresiasi Wali Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Ade Dt Sari Pado, yang telah memberikan perhatian khusus untuk pelestarian ikan bilih, salah satu ikan endemik di Danau Singkarak.

Dengan pelestarian ikan bilih ini, di mata Mahyeldi, akan turut membantu perekonomian masyarakat dengan menumbuhkan kearifan lokal untuk menjaga danau dan populasi bilih. Salah satu cara yang mesti ditempuh untuk menjaga populasi yakni melarang keramba serta eksploitasi secara besar-besaran.

"Ini inovasi yang luar biasa dari wali nagari, harus kita dukung. Bersama-sama masyarakat tumbuhkan kearifan lokal supaya tidak ada keramba dan tidak ada penangkapan besar-besaran. Kita berharap agar hal ini ditiru oleh nagari lain di sekitar danau, sehingga bisa melestarikan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat," ungkap Mahyeldi di Nagari Sumpur, Senin.


Pada momen ini, Mahyeldi bersama Plt Direktur Utama PT Semen Padang, Asri Mukhtar Dt Tumanggung dan Prof Tafdil Husni (Rektor Universitas Bung Hatta) serta masyarakat lainnya, melepas 4 ribu bibit Ikan Bilih di Nagari Sumpur.

Pelepasan ikan endemik Danau Singkarak ke habitat aslinya tersebut menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun PT Semen Padang yang ke-112.

Mahyeldi dalam sambutannya, mengapresiasi kepedulian dan perhatian PT Semen Padang, yang tidak hanya fokus pada bisnis, namun juga bisa menyikapi persoalan di Sumbar. Di antaranya, terus menurunnya populasi Ikan Bilih di Danau Singkarak.

"Selamat HUT ke-112 PT Semen Padang dan apresiasi atas kepedulian dan perhatian yang tak henti-hentinya berbakti untuk negeri. Apa yang dilakukan hari ini, tentu akan menambah populasi ikan bilih di Danau Singkarak dan bisa membantu perekonomian warga nantinya," ujar Mahyeldi.

Sementara, Asri Mukhtar Dt Tumanggung mengungkapkan, apa yang dilakukan PT Semen Padang berawal dari keprihatinan semakin menurunnya populasi ikan endemik Danau Singkarak. Sehingga, perusahaan jalin kerjasama dengan UBH, sebagai satu-satunya universitas yang memiliki jurusan perikanan.

"Harapannya, kita bisa ikut berkontribusi menyelamatkan Ikan Bilih dari kepunahannya, bisa berkembang biak dan semua pihak bisa menjaga bersama dan ini bisa jadi proyek percontohan," harap Asri.

Kerjasama pengembangan Ikan Bilih antara Tim Keragaman Hayati (Kehati) PT Semen Padang dengan UBH, menurut Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Rinold Thamrin, dimulai sejak 2020 dan berhasil membiakan secara alami di area Kehati.

Lalu, pada tahun 2021, pembiakan berhasil dilakukan dengan skala labor dan 2022 ini dilakukan konservasi in situ menggunakan rumpon.

"Program ini tetap kita lakukan hingga 2025, karena terpanggil dan kewajiban menjaga satwa endemik ini sekaligus melestarikan ekosistem kelautan, khususnya Ikan Bilih Danau Singkarak. Terimakasih pada semua pihak yang telah mendukung," ungkap Rinold.

Rektor UBH, Prof Tafhdil Husni menyebut, kegiatan yang merupakan sinergi pemerintah, swasta dan masyarakat ini akan memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat.

"Jika 1500 saja ikan yang dilepas, lalu dianggap 800 ekor bertelur, dengan setiap ikan bisa menghasilkan 3 ribu butir, maka akan ada 2,4 juta telur. Inilah kontribusi besar dari kegiatan ini yang akan berdampak pada ekonomi masyarakat," jelas Prof Tafdil.

Diketahui, pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno menetapkan Kampung Minang Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat sebagai 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar