Liputan Khusus Bukittinggi Hebat Bidang Perekonomian

BPRS Jam Gadang Luncurkan Tabungan Utsman, Wako: Solusi Permodalan bagi UMKM

Al Imran | Rabu, 23-03-2022 | 17:33 WIB | 478 klik | Kota Bukittinggi
<p>BPRS Jam Gadang Luncurkan Tabungan Utsman, Wako: Solusi Permodalan bagi UMKM<p>

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar meneliti berkas pengajuan pinjaman modal kerja dari seorang pedagang, saat peluncuran Tabungan Utsman oleh BPRS Jam Gadang, di jalan di bawah Jembatan Gatuang, Pasar Bawah, Rabu pagi. (hamriadi)

BUKITTINGGI (23/3/2022) - Pemimpin yang peduli pada masyarakat khususnya terhadap masyarakat kecil yang tengah mengalami kesulitan ekonomi, pantas disematkan ke Wali Kota Bukittinggi, H Erman Safar.

Hal itu berkaitan dengan program kerjanya, banyak yang merakyat serta mengerti akan kondisi rakyat di tengah himpitan Pandemi Covid19, dimana hampir semuanya terdampak pada pemerosotan ekonomi.

Pada kondisi demikian, agar warga tidak terlilit utang ke rentenir lantaran meminjam uang guna bangkit di tengah ketepurukan ekonomi, dia membuat kebijakan menjadikan BPR Jam Gadang Bukittinggi dari Bank Konvensional sebagai BPR Syariah (BPRS) Jam Gadang.


Tidak itu saja, Erman Safar yang juga Ketua Partai Gerindra Bukittinggi, lalu dalam kebijakan pemerintahnya berkolaborasi dengan BPRS Jam Gadang membuat program disebut Tabungan Utsman.

Program Tabungan Utsman, Rabu pagi, berlokasi di jalan di bawah Jembatan Gatuang, Pasar Bawah meluncurkan Tabungan Utsman, dihadiri Ketua MUI Bukittinggi, Ninik Mamak, asisten pemerintahan, para pimpinan OPD, camat beserta sejumlah lurah.

Erman menyampaikan, pemerintah harus hadir di tengah masyarakat.

"Program utama harus dilakukan akibat dampak pandemi pemulihan ekonomi masyarakat. Kita telah membebaskan biaya pendidikan SMA sederajat, termasuk program Tabungan Utsman," paparnya.

Dengan adanya Tabungan Utsman, masyarakat agar beralih meminjam dari bank-bank lain ke BPRS Jam Gadang, karena Tabungan Utsman tujuannya membantu permodalan bagi UMKM di Bukittinggi.

Perencanaan Tabungan Utsman telah dimulai sejak 2021 dan jadi salah satu program prioritas sesuai dengan visi misi pemerintah yang tertuang dalam RPJMD Bukittinggi 2021-2026.

Salah satu misi pemerintah yaitu hebat dalam sektor peningkatan ekonomi masyarakat, Tabungan Utsman merupakan solusi bantuan permodalan, dimana masyarakat dapat melakukan peminjaman ke BPRS Jam Gadang dalam jangka waktu 1 tahun.

Sistem Murabahah

Program Tabungan Utsman, intinya adalah menabung tapi menerima di muka dengan sistem murabahah. Seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah, tak ada satu pun yang dibayar oleh masyarakat.

Hal itu lantaran dibayar Pemko Bukittinggi menggunakan APBD. Misalnya, jika mendapatkan Rp10 juta atau Rp5 juta, nanti lunasnya tetap Rp5 juta dan Rp10 juta. Kalau berlebih saat membayar, tersimpan di tabungan atas nama pribadi, tidak dipotong BPRS Jam Gadang.

"Kalau dipotong sama Pak Feri (pimpinan BPRS Jam Gadang-red), kami (Pemko Bukittinggi-red) adalah pemegang sahamnya. Kami ganti Pak Feri-nya. Begitulah komitmen kita," tegas Erman.

Erman barharap, dengan adanya Tabungan Utsman, warga agar berhenti meminjam ke rentenir.

Program Tabungan Utsman dibuat dengan dasar tingginya tingkat kebutuhan para pelaku usaha kecil terhadap modal yang ringan biayanya.

"Selama ini, banyak masyarakat kita meminjam ke rentenir. Pinjam Rp1 juta menerima Rp800 ribu, lunas Rp1,2 juta selama 30 atau 40 hari. Sangat besar potongannya," ucap dia.

"Lalu, masyarakat menginginkan cara yang produk atau program dari pemerintah yang ringan sekali maka kita ajukan beberapa bulan lalu, di akhir 2021 kepada Banggar DPRD Bukittinggi. Alhamdulillah DPRD menyetujui program Tabungan Utsman," paparnya.

Erman memyampaikan, pada 2022 bisa dimanfaatkan sampai dengan 2.000 orang atau 2.000 pedagang bisa mendapatkan program Tabungan Utsman selama 1 tahun.

"Tahun depan, kalau lebih banyak lagi yang membutuhkan, pimpinan DPRD ada di sini. Tentunya, Bapak Benny Yusrial siap mengakomodir kebutuhan untuk menunjang program Tabungan Utsman di BPRS Jam Gadang," ungkapnya.

Beberapa waktu lalu, program Tabungan Utsman ada masyarakat yang berkomentar miring kepada pemerintah.

"Kami pemerintah tidak menayangkan informasi atau komentar, cuman untuk lain kali pahami dulu lebih dalam baru berkomentar, karena pada akhirnya akan malu sendiri menyerang kami dalam menyusun program-program untuk masyarakat," paparnya.

Ia mengatakan, di 2022 memang tidak banyak program-program pembangunan, karena program saat ini adalah program-program yang memberikan manfaat langsung ke masyarakat.

"Termasuk iuran komite sekolah yang dibayarkan Pemko Bukittinggi, sehingga mengurangi beban orang tua, karena tidak bayar lagi," ucapnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar