Tabungan Utsman Diluncurkan, Ini Pendapat Warga Bukittinggi

Al Imran | Rabu, 23-03-2022 | 23:16 WIB | 380 klik | Kota Bukittinggi
<p>Tabungan Utsman Diluncurkan, Ini Pendapat Warga Bukittinggi<p>

Kota Bukittinggi, Erman Safar menanyai calon nasabah Tabungan Utsman, usai peluncuran di Pasar Bawah, Rabu. (hamriadi)

BUKITTINGGI (23/3/2022) - Dengan mata berkaca-kaca, Suryani menceritakan kisahnya yang masih terjerat rentenir pada Wako Bukittinggi, Erman Safar saat peluncuran Tabungan Utsman, di Pasar Bawah, Rabu.

"Sehari-hari, saya menjual ketupat. Saya terjerat hutang ke rentenir Rp2,5 juta," ungkap Suryani, salah seorang penerima bantuan modal kerja Tabungan Utsman, sebuah program kolaborasi Pemko Bukittinggi dengan BPRS Jam Gadang.

"Pak wali lalu menyuruh saya berhenti saat ini juga direntenir dan beralih ke Tabungan Utsman. Utang ke rentenir itu dilunasi langsung pak wali," ungkap Suryani dengan nada gembira.


Sembari menangis seakan tidak percaya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Erman Safar saat berdiskusi ringan dengannya.

Hal senada disampaikan Fatmawati, yang mendapat pinjaman Rp10 juta. Dia berharap, bantuan itu jadi berkah atas usaha yang digelutinya saat ini.

"Kami makin tenang dengan Tabungan Utsman ini. Karena, proses pembiayaan melalui pengawasan ketat bersama Majelis Ulama Indonesia, terkait akad dan teknis penyaluran," ungkap Fatmawati.

Sementara, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menegaskan, peminjam segera melunasi utang setelah pembiayaan dilakukan. Karena, akad yang dilakukan sudah sesuai tuntunan syariat.

"Untuk keberlangsungan pembiayaan ini, peminjam juga harus taat aturan yakni disiplin melunasi utangnya. Karena, utang adalah kewajiban. Mari sama kita besarkan BPR Syariah, karena ini milik kita bersama antara pemerintah, tokoh adat dan masyarakat," kata Erman.

Plafon Maksimal Rp20 Juta

Direktur Utama BPR Syariah Jam Gadang, Feri Irawan mengatakan, pembiayaan dan Tabungan Utsman diharapkan jadi salah satu jalan menolong masyarakat yang berusaha mencari nafkah dengan menghindari jalur rentenir dan riba.

"Sesuai namanya, Utsman Bin Affan yang mewakafkan hartanya yang merupakan pengusaha dan penolong terkenal serta salah seorang sahabat nabi besar Muhammad, kita harap masyarakat terbantu dengan ini," kata Feri.

Menurutnya, tabungan Utsman jadi media pencicil dari pembiayaan Utsman yang diberikan dengan plafon pinjaman hingga Rp20 juta.

"Yang kita publish Rp10 juta, sesuai kapasitas saat ini dengan syarat Kartu Tanda Penduduk dan tempat usaha di Bukittinggi tentunya," terang dia.

Feri juga mengatakan saat ini BPR Syariah Jam Gadang memiliki 32 orang karyawan dan 5 kantor. Hingga 31 Desember 2021, total nasabah tabungan sebanyak 22.198 rekening yang masih aktif. Saat ini juga terdapat 107 pemegang saham.

Menurutnya, untuk tahun 2022 ini BPRS Jam Gadang menargetkan laba sebesar Rp1,2 miliar lebih.

Akad Syariah

Dikatakan Erman Safar, Tabungan Utsman ini sistemnya masyarakat menabung dan bisa menerima pinjaman dimuka dengan akad pinjaman syariah tanpa ada riba di dalamnya. Karena, nasabah akan menabung cicilan pokoknya saja setiap harinya.

Seluruh biaya ditanggung Pemko melalui APBD Bukittinggi. Jika peminjaman, tentunya ada marginnya tapi margin tersebut akan dibayarkan pemerintah. Intinya, semua biaya yang ditimbulkan akan ditanggung Pemko Bukittinggi

Jika ada kelebihan pembayaran, tidak akan dimanfaatkan BPRS, tapi langsung masuk tabungan nasabah secara otomatis dengan adanya Tabungan Utsman.

Hingga saat ini, sudah mendaftar sekitar 1.200 calon nasabah namun dari hasil informasi debitur, baru sebanyak 700-an nasabah yang bisa mendapatkan layanan Tabungan Utsman ini.

"Slotnya bisa dimanfaatkan 2.000 orang selama satu tahun, Insya Allah akan kita tambahkan diperiode berikutnya melalui DPRD Bukittinggi," kata Erman Safar.

Erman Safar berharap, pandemi Covid19 yang telah mengakibatkan orang miskin baru bertambah di Bukittinggi dari semula hampir 20.000 jiwa masyarakat rawan dan harus diselamatkan dan kini bertambah menjadi 36.000 orang, dengan pembiayaan Utsman ini dapat teratasi. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Bukittinggi