Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri

Andri Warman: Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Agam Segera Dibentuk

Al Imran | Sabtu, 26-03-2022 | 20:49 WIB | 622 klik | Kab. Agam
<p>Andri Warman: Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Agam Segera Dibentuk<p>

Bupati Agam, Andri Warman menghadiri Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri, yang digelar Kementerian Perindustrian di Bali, Kamis. (humas)

BALI (24/3/2022) - Bupati Agam, Andri Warman berkomitmen mendukung kebijakan nasional bertajuk Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri 2022, yang dinilai mampu mendorong penggunaan produksi dalam negeri oleh instansi pemerintah.

"Kebijakan ini akan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama bagi kalangan pelaku usaha UMKM," ujar Andri Warman saat menghadiri Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri, yang digelar Kementerian Perindustrian di Bali, Kamis.

Menindaklanjuti program ini, terang dia, Pemkab Agam akan membentuk tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta merumuskan sejumlah langkah-langkah yang bakal dilakukan untuk menyukseskan agenda besar itu.


Kebijakan pemerintah pusat ini, nilai dia, juga sangat sejalan dengan salah satu program unggulan Bupati Agam terkait pengembangan UMKM. Apalagi, Pemkab Agam juga berencana untuk mendirikan BUMD, untuk menampung produk yang dihasilkan masyarakat.

"Kita mendukung kebijakan ini, tentu kita juga akan berupaya meningkatkan kualitas produk UMKM, agar semakin banyak peminat," sebutnya.

Apabila kualitas produk bagus, katanya, tentu semakin banyak yang meminati, tidak hanya pemerintah tapi pelancong juga akan meliriknya.

Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri 2022 ini, dihadiri 1.000 peserta yang berasal dari perwakilan Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah dan industri, serta para pelaku UMKM.

Kegiatan yang diselenggarakan sejak 22-25 Maret itu, upaya dalam mengejar target pengadaan produk dalam negeri oleh instansi pemerintahan.

Dimana pemerintah pusat menargetkan Rp400 triliun belanja pemerintah tahun ini, ditujukan untuk produk UMKM dalam negeri.

Bahkan, tiga hari pelaksanaan Business Matching, belanja produk dalam negeri sudah mencapai Rp214,1 triliun.

Ini merupakan kick of comitment, dimana seluruh kementrian/lembaga, BUMN dan pemerintah daerah sudah menandatangani komitmennya untuk belanja produk dalam negeri, termasuk Pemerintah Kabupaten Agam.

Dalam kegiatan itu, Andri Warman didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Agam, Hendri G dan Kabag PBJ Setdakab Agam, Imran Pangaduan. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar