Mahyeldi Dilantik jadi Ketua IPHI Sumbar, Ini Harapan Audy Joinaldy

Al Imran | Rabu, 30-03-2022 | 17:50 WIB | 393 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Mahyeldi Dilantik jadi Ketua IPHI Sumbar, Ini Harapan Audy Joinaldy<p>

Wakil Menteri Agama, Zainut Sa'adi menerima kenang-kenangan dari Wagub Sumbar, Audy Joinaldy usai pelantikan IPHI Sumbar, di auditorium gubernuran, Jl Sudirman, Padang, Rabu. (humas)

PADANG (30/3/2022) - Mahyeldi dilantik sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sumatera Barat di auditorium gubernuran, Jl Sudirman, Padang, Rabu. Mahyeldi dilantik diwakili Wakil Ketua IPHI Sumbar, Asnil.

Pelantikan dilakukan Wakil Ketua DPP IPHI, Ahmad Yani Basuki yang ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa'adi pada Asnil, disaksikan Audy Joinaldy (Wakil Gubernur Sumbar).

"Saya ucapkan selamat pada Ketua Pengurus IPHI Sumbar yang baru dilantik, dengan Buya Mahyeldi sebagai Ketua IPHI Sumbar. Saya berharap, dibawah kepemimpinan Buya Mahyeldi, IPHI Sumbar dapat menggerakkan ide-ide dan hasil yang positif, termasuk pemulihan ekonomi di masa pandemi," ungkapnya.


Dalam sambutannya, Uda Audy berpesan pada jajaran pengurus IPHI yang baru dilantik, untuk selalu menjaga kebersamaan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Sumatera Barat.

Diketahui, selama masa pandemi Covid19, keberangkatan haji maupun umroh ditunda. Audy berharap, dengan adanya wacana pembukaan kembali rute penerbangan internasional Kuala Lumpur-Padang, dapat mempermudah peluang penerbangan untuk umroh dan haji serta perekonomian di Sumbar dapat normal kembali.

"Dengan dibukanya entry point flight ke-8 di Padang, hal tersebut bisa menggerakkan peluang ekonomi seperti tour travel, catering, perlengkapan haji dan umroh, dapat bergerak normal," ungkapnya.

Sementara, Wakil Menteri Agama, Zainut Sa'adi mengharapkan, IPHI Sumbar dapat memberikan sumbangsih dan pemikiran terhadap isu pendidikan, kesehatan dan ekonomi, merupakan bagian kecil yang harus direspon oleh para tokoh agama secara komprehensif.

"Kami berharap, dengan dilantiknya pengurus IPHI yang baru, isu-isu tersebut dapat teratasi dan dapat dirasakan langsung dampaknya oleh umat," ucap Zainut.

Zainut kemudian menjelaskan perihal isu filantropi Islam yaitu zakat dan wakaf, tengah jadi isu strategis nasional yang memerlukan kajian dan dukungan dari berbagai ormas islam.

"Zakat adalah sumber dana yang bermartabat untuk melindungi dan memberdayakan lapisan masyarakat yang lemah dan mengalami keterbatasan ekonomi."

"Sehingga, kesetaraan sosial dan demokrasi ekonomi dalam pemenuhan kebutuhan pokok dan kehidupan layak bagi setiap penduduk warga negara secara perlahan dapat diwujudkan," ujarnya.

Sebagai penutup, Zainut mengajak seluruh keluarga besar IPHI untuk terus menjalin persahabatan dan kerjasama serta menjaga kerukunan antara umat beragama.

Dalam hal ini, Kementerian Agama sangat terbuka menjalin kerjasama dalam memajukan isu-isu keumatan lainnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah