Dian Puspida Ajak Generasi Muda Hindari Pergaulan Bebas dan Napza

Al Imran | Rabu, 30-03-2022 | 19:09 WIB | 559 klik | Kota Padang Panjang
<p>Dian Puspida Ajak Generasi Muda Hindari Pergaulan Bebas dan Napza<p>

Ketua TP PKK Padang Panjang, dr Dian Puspita foto bersama usai penyuluhan Bahaya Narkoba dan Akibat Pergaulan Bebas oleh Pokja 1 TP-PKK Kelurahan Ngalau di SMP Cahaya Al Qur'an, Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur, Rabu. (kominfo)

PADANG PANJANG (30/3/2022) - Ketua TP PKK Padang Panjang, dr Dian Puspita mengajak generasi muda untuk melakukan hal-hal positif dengan menjauhi pergaulan bebas serta Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya). Ini sebagai upaya mewujudkan sumberdaya manusia (SDM) berkualitas.

Hal ini disampaikan dr Dian dalam acara penyuluhan tentang Bahaya Narkoba dan Akibat dari Pergaulan Bebas oleh Pokja 1 TP-PKK Kelurahan Ngalau di SMP Cahaya Al Qur'an, Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur, Rabu.

Dikatakannya, generasi muda identik dengan sosok individu pada usia produktif dan mempunyai karakter khas yang spesifik. Mereka revolusioner, optimis, berpikiran maju dan memiliki moralitas. Karenanya, harus tetap melakukan hal-hal positif dengan menjauhi narkoba.


Menurutnya, dengan menjauhi narkoba, generasi muda akan menjadi agen perubahan yang memiliki kreativitas sebagai generasi penerus dan menjadi harapan orang tua, masyarakat dan negara.

"Lakukanlah hal-hal yang positif agar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif dan penyakit sosial lainnya. Banyak sarana dan fasilitas yang bisa dimanfaatkan generasi muda untuk menggali potensi dan talenta dalam diri," ujarnya.

Dian meminta agar generasi muda Kota Padang Panjang untuk tidak mudah terpengaruh ajakan atau rayuan maut menggunakan narkoba. Sebab, hal tersebut hanya akan menyebabkan hilangnya masa depan yang cerah.

"Penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif hanya akan membawa dampak negatif. Seperti gangguan kesehatan, menurunnya produktivitas kerja secara drastis dan yang lebih memprihatinkan adalah timbulnya tindakan kriminalitas yang akan berhadapan dengan hukum dan menghilangkan masa depan yang cerah," ujarnya.

Ditambahkannya, dampak dari Napza ini sangat berbahaya untuk kesehatan, sosial, ekonomi maupun criminal, hingga menyebabkan gangguan jiwa yaitu gila.

"Orang yang menggunakan napza akan mengalami gangguan psikologis. Bagi yang sudah kecanduan akan ketergantungan dan akhirnya akan terus menambah dosis penggunaan zat tersebut. Sehingga terjadilah overdosis yang akan berbahaya untuk otak dan tubuh bahkan bisa menyebabkan kematian," tambahnya.

Dian mengajak anak muda untuk bisa mengendalikan diri, mengontrol pikiran dan menjaga iman. Jangan sampai mau terpengaruh oleh pergaulan dan lingkungan yang menjerumuskan hingga membahayakan diri.

"Jika tidak bisa mengendalikan diri, yang akan terkena dampaknya tidak hanya diri kita sendiri. Tetapi juga keluarga kita, orang tua kita dan itu dosanya sangat besar. Karena narkoba ini berawal dari coba-coba, lalu akhirnya keterusan. Jangan sampai seperti itu, berhati-hatilah," pesannya.

Sebagai pelajar yang baik, Dian berharap anak muda saat ini bisa menjadi duta antinarkoba dan bisa berbagi atau saling mengingatkan tentang bahaya pergaulan bebas dan penggunaan zat adiktif kepada teman-teman ataupun kerabat di sekitar.

Yang terpenting saat ini bagi anak muda adalah menjadi sehat, produktif dan mau menjadi anak muda yang berani mengatakan "say no to narkoba."

Sosialisasi penyuluhan ini turut didampingi Ketua GANN, Dalius Rajab dan Wahyu Ramadhana selaku Duta Narkoba Kelurahan Ngalau serta turut dihadiri Camat Padang Panjang Timur, Asrul. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar