RDP dengan BUMN Transportasi, Nevi: Wujudkan Interkonektivitas Angkutan Darat dengan Laut

Al Imran | Selasa, 12-04-2022 | 10:53 WIB | 78 klik | Nasional
<p>RDP dengan BUMN Transportasi, Nevi: Wujudkan Interkonektivitas Angkutan Darat dengan Laut<p>

Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina

JAKARTA (12/4/2022) - Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina, meminta pemerintah pada momen lebaran tahun 1443 H ini, meningkatkan pelayanan terutama untuk para pemudik.

Pelayanan ini bukan saja pada alat transportasi yang terpenuhi dari sisi jumlah maupun kualitasnya, tapi juga sistem penunjang.

Seperti sarana prasarana mulai dari ticketing, rekayasa arus perjalanan, layanan tol dan non tol, manajemen terminal, bandara maupun pelabuhan, dan banyak lagi yang dapat membuat masyarakat pelaku mudik dapat nyaman dan aman sampai tujuan.


Hal itu dikatakan politisi perempuan PKS ini, pada rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI dengan BUMN Transportasi, Selasa. RDP ini dihadiri Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan Direktur Utama Perum Damri.

"Diminta komitmen bersama selaku perusahaan milik negara agar memastikan kesiapan BUMN transportasi menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1443 H ini," terangnya.

Komisi VI memyepakati, agar transportasi publik baik darat, laut maupun udara terjamin ketersediaan dan kesiapan armada transportasinya, khususnya untuk arus mudik Idul Fitri 2022.

"Jaminan ini mencakup pada ketersediaan yang memadai secara jumlah dan kualitas, memperhatikan protokol kesehatan, menjaga kebersihan, menjamin keselamatan penumpang serta mempersiapkan mitigasi bencana dalam rangka memastikan pelaksanaan arus mudik yang aman, nyaman dan lancar," tutur Nevi.

Legislator asal Sumatera Barat II ini juga meminta agar BUMN Transportasi, dapat melakukan koordinasi dengan instansi Kementerian/Lembaga terkait kelancaran dan kebijakan tarif angkutan mudik yang terjangkau bagi masyarakat.

Semua jaringan transportasi yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) dan Perum DAMRI mesti dapat berkoordinasi dengan kementerian perhubungan dan pihak aparat keamanan, sehingga persiapan ini bertujuan utama untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

"Perlu diingatkan kepada semua pihak, bahwa kesepakatan di Komisi VI, BUMN Transportasi harus memenuhi komitmennya untuk melakukan interkonektivitas angkutan darat dan laut sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan arus mudik Idul Fitri 2022," tutup Nevi Zuairina. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar