Pak Tua Acungkan Sebilah Sajam ke Satpol PP, Ini Penyebabnya

Al Imran | Selasa, 12-04-2022 | 16:47 WIB | 353 klik | Kota Padang
<p>Pak Tua Acungkan Sebilah Sajam ke Satpol PP, Ini Penyebabnya<p>

Personel Satpol PP Padang, mencoba berdialog dengan seorang kakek tua di Jl Sudirman, Padang, Senin sore. (humas)

PADANG (11/4/2022) - Tidak terima ditegur petugas, seorang bapak tua acungkan sebilah senjata tajam ke petugas Satpol PP Padang, di Jl Sudirman Kota Padang, Senin sore.

Kejadian tersebut dipicu, karena tidak terima dirinya ditegur petugas yang sedang melaksanakan pengawasan Anjal, Gepeng, Pak Ogah dan pengemis di sepanjang jalan protokol di Kota Padang.

Pengawasan ketat dilakukan petugas terhadap orang-orang yang diduga profesi sebagai pengemis gaya baru, mereka duduk bergerombolan dengan membawa tumpukan barang-barang bekas di dalam karung dan di atas becak.


Diketahui, tujuan dan aktifitas tersebut merupakan salah satu modus yang digunakan, untuk mengharapkan belas kasihan dan bantuan dari masyarakat yang melintas.

"Anggota memang setiap hari melaksanakan pengawasan terhadap mengemis yang bergaya seperti tukang asongan, dengan duduk-duduk di trotoar jalan yang membuat terganggunya keindahan Kota," ungkap Kasatpol PP Padang, Mursalim.

"Memang benar, tadi sore ada seorang bapak tua sengaja mengeluarkan sebilah sajam dan mencoba mengarahkan ke petugas di lapangan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, anggota terus mencoba membujuk dan akhirnya bapak tersebut dapat diamankan ke Mako," tambah Mursalim.

Diketahui, bapak tersebut berinisial YS (78) dan masih bertempat tinggal dikawasan tersebut, ia telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas tindakan pengacaman yang dilakukannya.

"Tadi bapak tersebut telah mengakui kalau yang dilakukannya memang salah, dirinya sedang emosi dan tidak terkendali," ucap Mursalim.

Setelah dilakukan pendataan serta membuat pernyataan, barulah bapak ini diizinkan kembali pulang kerumahnya.

Terkait kejadian tersebut, Mursalim mengimbau seluruh masyarakat, agar bersama-sama menjaga Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat di Kota Padang.

"Jangan sampai niat baik kita disalahkan sekelompak masyarakat dan akhirnya bisa membuat aktifitas mereka dapat menimbulkan keresahan bagi orang lain," terang dia.

"Kami tetap mengimbau masyarakat, agar tidak menggunakan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi, apalagi sampai membuat keindahan kota jadi tercemar hingga sampai melakukan kegiatan kriminal," jelas Mursalim. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah