Mahyeldi Sarankan Kepala Dinas Banyak di Lapangan, Ini Alasannya

Al Imran | Kamis, 14-04-2022 | 19:31 WIB | 327 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Mahyeldi Sarankan Kepala Dinas Banyak di Lapangan, Ini Alasannya<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat memberikan sambutan pada acara Safari Ramadhan Pemprov Sumbar di Masjid Syuhada, Duo Baleh Koto, Nagari Tanjuang Alam, Kecamatan Tanjuang Baru, Rabu. (humas)

TANAH DATAR (13/4/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi instruksikan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lebih banyak menemui masyarakat. Selain agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan, juga bertujuan untuk memastikan program dan kegiatan yang dilakukan pemerintah sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Mahyeldi saat memberikan sambutan pada acara Safari Ramadhan Pemprov Sumbar di Masjid Syuhada, Duo Baleh Koto, Nagari Tanjuang Alam, Kecamatan Tanjuang Baru, Rabu.

"Saya minta Kepala OPD, tidak usah lama-lama di kantor; sering-sering dengar apa yang dimaui masyarakat. Yang lama-lama di kantor itu biar sekretaris saja. Ini agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan, supaya jangan sampai urusan (pemerintah) ke mana, masalah (masyarakat) ke mana," tegas Mahyeldi.


Menemui masyarakat, sambung dia, juga merupakan bentuk silaturahmi, sesuai dengan ajaran agama, memberi banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Antara lain memperpanjang usia dan rezeki serta memperkuat rasa kebersamaan.

Kebersamaan, pungkasnya, adalah kunci dalam membangun daerah. Tanpa kebersamaan dan sinergi antara Pemprov, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan masyarakat, tujuan pembangunan mustahil dapat dicapai.

"Saya tidak mungkin kuat (membangun daerah) sendirian tanpa dukungan bupati/wali kota, pejabat dan masyarakat. Begitupun sebaliknya," ujar Mahyeldi.

Dalam konteks kebersamaan itu pula, tambah dia, Pemprov mengalokasikan anggaran sebesar Rp64,5 miliar untuk mendukung program pembangunan di Tanah Datar. Anggaran ini didistribusikan ke berbagai urusan pemerintahan.

Seperti Rp10 miliar untuk Perumahan, Permukiman dan Pertanahan, Rp6,9 miliar untuk Kesehatan, Rp6,9 miliar untuk Pariwisata, Rp6,3 miliar untuk Infrastruktur Jalan, Rp4 miliar untuk Peternakan dan Rp5,6 miliar untuk Kehutanan.

Staf Ahli Bupati Tanah Datar Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Nusyirwan menyampaikan terima kasih pada gubernur, Pemprov Sumbar dan semua unsur terkait yang telah membantu Pemkab dan masyarakat Tanah Datar.

"Terima kasih untuk kunjungan dan dukungan Gubernur ke Tanah Datar. Semoga ini dapat merekatkan Pemprov, Pemkab, dan masyarakat Tanah Datar."

"Harapan, kami kunjungan ini dapat menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat guna dijadikan dasar dalam perumusan kebijakan pembangunan terkait Kabupaten Tanah Datar di tahun-tahun mendatang," tambah Mahyeldi.

Nursyirwan dikesempatan itu juga memaparkan visi dan misi, program, termasuk prestasi yang telah diperoleh Kabupaten Tanah Datar.

"Pemkab memberi perhatian tinggi ke bidang agama. Misi kesatu kami yakni meningkatkan kehidupan beragama, salah satunya dengan memberikan insentif bagi guru TPA. Kami juga punya (program) Satu Rumah Satu Hafiz. Untuk Wisata, kami canangkan Satu Nagari Satu Event dan banyak lagi lainnya," papar dia.

Sebagaimana kunjungan Safari Ramadan sebelumnya, Mahyeldi mengakhiri sambutannya dengan penyaluran bantuan dengan nilai lebih dari Rp75 juta kepada Pengurus Masjid Syuhada yang terdiri dari Rp50 juta bantuan Pemprov, Rp10 juta bantuan PT Semen Padang, Rp10 juta bantuan Bank Nagari.

Juga ada Rp5 juta yang merupakan bantuan Komisaris Independen Bank Nagari, Manar Fuadi dan sejumlah al Quran dari Dinas Bina Marga Cipta Karya & Tata Ruang dan Kepala Wilayah Kementerian Agaman Sumbar.

Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Syuhada ditutup dengan penandatangan prasasti peresmian masjid oleh Gubernur Sumbar. (humas)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar