Safari Ramadhan ke Sipora, Wagub Sumbar Bicarakan Status 3T Mentawai

Al Imran | Senin, 18-04-2022 | 15:39 WIB | 283 klik | Kab. Mentawai
<p>Safari Ramadhan ke Sipora, Wagub Sumbar Bicarakan Status 3T Mentawai<p>

Wagub Sumbar, Audy Joinaldy memimpin Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemprov Sumbar ke Masjid Miftahul Jannah, Dusun Karya Bakti, Desa Sipora Jaya Kecamatan Sipora, Ahad malam. (humas)

MENTAWAI (17/4/2022) - Wagub Sumbar, Audy Joinaldy menyatakan, Pemprov Sumbar akan mengupayakan Kabupaten Kepulauan Mentawai lepas dari status daerah 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan) di tahun mendatang. Caranya dengan mengejar ketertinggalan di bidang infrastruktur, aksesibilitas dan pendapatan daerah.

Dikatakan Audy Joinaldy, terdapat beberapa indikator yang menyebabkan Kepulauan Mentawai belum bisa keluar dari daerah 3T. Selama ini yang membuat sulit Mentawai maju ini, infrastrukturnya masih belum memadai. Padahal kunjungan wisatawan mancanegara sudah sering ke Mentawai.

"Sebetulnya Mentawai sudah dikenal di dunia. Tinggal bagaimana mempercepat proyek pembangunan infrastruktur bagi peningkatan perekonomian masyarakat Mentawai," kata Audy saat memimpin Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemprov Sumbar ke Masjid Miftahul Jannah, Dusun Karya Bakti, Desa Sipora Jaya Kecamatan Sipora, Ahad malam.


Diakui Audy, kemajuan pembangunan kabupaten Kepulauan Mentawai telah terjadi lompatan besar. Pembangunan infrastruktur terus digenjot, karena Mentawai telah dikenal wisatawan dunia.

Selain itu, Audy Joinaldy mengatakan Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah yang ke-13 dalam rangkaian Safari Ramadhan dan yang ke-5 kali dikunjunginya.

"Saya senang bisa buka puasa bersama di Mentawai, semua makanannya enak. Ini merupakan berkah bagi kami," sebutnya.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Audy Joinaldy mengaku takjub dengan kinerja pasangan kepaal daerah Mentawai yang akan habis masa baktinya pada Mei 2022.

"Mentawai telah banyak kemajuan akhir-akhir ini. Tak salah kiranya masyarakat menyebut Bapak Yudas dan Bapak Kortanuis sebagai bapak pembangunan di Mentawai. Mereka telah banyak berbuat untuk pembangunan Mentawai," ungkapnya.

Mentawai sudah jauh perkembangan, sebelum pandemi Covid19 jumlah kunjungan sudah mulai meningkat. Perlu promosi dan aktifitas pemberitaan pariwisata Mentawai yang memiliki masa depan yang baik.

Adanya Trans Mentawai, pembangunan Labuhan Bajau, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta dukungan pembangunan lainnya akan mampu menjadikan Mentawai lebih maju baik dalam sisi ekonomi maupun dalam minat dikunjungi akan semakin tinggi.

Kemudian Audy, berharap untuk Bandara Udara Rokot harus jadi tahun ini. Hadirnya Bandara Rokot dengan wajah baru diharapkan bisa menopang kawasan wisata di daerah tersebut, yang pada gilirannya berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake menyebutkan warganya terus saling menjaga kerukunan antar umat beragama yang berada di wilayahnya.

"Sehingga Mentawai mendapat terbaik di Indonesia dalam toleransi beragama," menurut Korta.

Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki tiga agama besar yakni Islam, Kristen dan Katolik, karena sekarang bulan Ramadhan, sebagai bentuk toleransi beragama. Untuk itu, Kortanius mengimbau untuk saling menghormati dalam menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing.

Menjaga toleransi beragama merupakan suatu kekuatan dalam meningkatkan persatuan sesama umat beragama dalam membangun di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Sebagai bukti hari besar keagamaan, Paskah dan Ramadhan saling berdekatan dan menjaga toleransi bersama. Mudah-mudahan kita terus saling menjaga," tukas Korta.

Selanjutnya, sebagai ketua TSR, Audy didampingi Wabup Mentawai, menyerahkan bantuan senilai Rp50 juta kepada pengurus Masjid Miftahul Jannah.

Hadir dalam Safari Ramadhan tersebut, Kepala Bapenda Sumbar, Kepala Dinas Sosial Sumbar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, serta Kabag Bina Mental dan Spiritual, Biro Bina Mental dan Kesra Sumbar. (kyo/rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar