23 Muda Mudi Diamankan dari Penginapan di Jalan Dobi, Jalani Test Darah Sebelum Dilepas

Al Imran | Selasa, 19-04-2022 | 16:58 WIB | 58 klik | Kota Padang
<p>23 Muda Mudi Diamankan dari Penginapan di Jalan Dobi, Jalani Test Darah Sebelum Dilepas<p>

Petugas kesehatan dari Dinkes Padang, memeriksa kesehatan remaja yang terjaring dari sebuah penginapan di Jl Dobi, Padang, Selasa dinihari. (humas)

PADANG (19/4/2022) - Sebanyak 23 orang muda-mudi diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang, di salah satu penginapan yang berada di Kawasan Jalan Dobi Kampuang Pondok, Kecamatan Padang Barat, Selasa dini hari.

"Mereka berpasang-pasangan dalam kamar, totalnya 23 orang. Mereka berumur rata-rata di bawah 24 tahun. Ada juga yang kita amankan, satu wanita dan dua laki-laki dalam kamar," ujar Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (P3D) Satpol PP Padang, Bambang Suprianto, Selasa siang.

Dijelaskan Bambang, sebelumnya, Satpol PP mendapat laporan masyarakat terkait aktifitas penginapan yang menampung pasangan ilegal menginap.


"Saat digrebek, mereka tidak bisa memperlihatkan surat nikah. Terpaksa, semuanya kita amankan ke Mako untuk dimintai keterangannya lebih lanjut," ungkap Bambang tentang razia Yustisi pada malam Ramadhan 1443 H itu.

Terkait sanksi, dirinya belum bisa memastikan apa yang akan diberikan, karena masih menunggu hasil dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Padang.

"Kita tunggu hasil PPNS, yang jelas, kita panggil pihak keluarga yang bersangkutan sebagai penjamin dan kita lakukan pembinaan bersama keluarganya," tukas Bambang.

"Terkait hal ini, pemilik penginapan kita beri surat panggilan untuk menghadap PPNS. Jika nanti ditemukan adanya pelanggaran, maka akan kita proses sesuai aturan," tambahnya.

Skrining Kesehatan

Kasat Pol PP Kota Padang, Mursalim mengatakan, jelang dibebaskan, mereka yang terjaring ini mengikuti skrining kesehatan yang digelar Satpol PP Padang bersama Dinas Kesehatan Padang. Ini sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit HIV/AID dan penyakit menular lainnya.

"Untuk memastikan mereka terbebas dari penyakit menular lainnya, tentu perlu adanya tim kesehatan, maka kita gandeng Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan penyakit menular," ujar Mursalim usai menasehati mereka.

Sebanyak 23 orang yang terjaring razia tersebut terlihat mengikuti tes darah, screening dan konseling oleh tim kesehatan.

"Semua yang kita tertibkan, tetap kita lakukan tes darah, untuk memastikan tidak adanya yang terjangkit penyakit menular," tambahnya. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah