Loka POM Nyatakan 22 Sampel di Pasar Pabukoan Belakang Balok Aman Dikonsumsi

Al Imran | Rabu, 20-04-2022 | 10:21 WIB | 516 klik | Kota Bukittinggi
<p>Loka POM Nyatakan 22 Sampel di Pasar Pabukoan Belakang Balok Aman Dikonsumsi<p>

Wawako Bukittinggi, Marfendi menemani petugas Loka POM Payakumbuh mengambil sampel makanan di Pasar Pabukoan Belakang Balok, Selasa. (hamriadi)

BUKITTINGGI (19/4/2022) - Makanan dan minuman di Pasar Pabukoan yang berlokasi di Belakang Balok, diyakini aman untuk dikonsumsi masyarakat yang ada di kota wisata ini.

Hal itu sekaitan tidak ditemukan bahan atau zat berbahaya dipakai para pedagang setelah makanan dan minuman diuji Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) Payakumbuh, Selasa sore.

"Alhamdulillah dari 22 sampel makanan kita periksa semuanya negatif. Tidak ada zat berbahaya yang dipakai pada makanan dan minuman yang diuji," ujar Pengawas Farmasi dan Makanan Loka POM Payakumbuh, Hilda usai pemeriksaan sampel makanan yang diuji.


Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pengujian dengan rapid test untuk parameter bahan berbahaya yang dilarang untuk pangan.

Untuk diketahui zat pewarna dinamakan Rhodamin B berwarna merah, Methanyl Yellow yang berwarna kuning, Boraks serta formalin.

"Kami telah mengambil sekitar 22 sampel minuman di lokasi pedagang pabukoan, untuk sampel pengawasan dan pengujian, semuanya negatif tidak ada bahan atau zat berbahaya ditemukan," paparnya.

Ia mengatakan, sampel yang telah diambil terdiri dari minuman rumput laut, es teller, es campur yang berwarna merah, kuning dan hijau, kolang kaling dan cincau.

Dikatakan, pengawasan makanan pabukoan di kota Bukittinggi baru pertama kali dilakukan.

Ia berharap, masyarakat penjual makanan dan minuman pabukoan agar lebih paham dan mengerti tentang bahaya zat pewarna bagi kesehatan.

"Diharapkan agar masyarakat tidak menggunakan bahan yang dilarang untuk dicampur pada produk makanan dan minuman," paparnya.

Sambut Baik

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar melalui Wakil Wali Kota, Marfendi menyambut baik pemeriksaan dilakukan Loka POM Payakumbuh tersebut.

"Pemeriksaan itu bertujuan agar masyarakat terhindar dari mengkonsumsi hal-hal yang berbahaya," katanya.

Pengambilan sampel ke tempat penjual minuman dilakukan Selasa didapatkan sebanyak 22 sampel.

"Insya Allah kegiatan ini juga dilakukan Rabu besok (20/4/2022), di lokasi pabukoan Tarok, sebelah Minimarket Budiman," ucapnya.

Marfendi berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat terhindar dari yang mengkonsumsi hal-hal berbahaya.

Hal tersebut, kata dia, dikarenakan memang dari data dilihat di lapangan, banyak pedagang yang ternyata adalah orang-orang yang memproduksi secara dadakan.

Artinya, sebut Marfendi, pas ketika Ramadhan saja mereka berjualan dan mengolah sendiri makanan-makanan berkuah yang cukup banyak dijual.

Maka dari itu, kata Marfendi, perlu pemeriksaan secara detail apakah ada hal-hal yang berbahaya di dalam makanan-makanan mereka jual. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar