Puluhan Ribu Anak Belum Imuniasi Lengkap, Pasbar Dilanda KLB Rubella dan Campak

Al Imran | Rabu, 20-04-2022 | 19:27 WIB | 103 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Puluhan Ribu Anak Belum Imuniasi Lengkap, Pasbar Dilanda KLB Rubella dan Campak<p>

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbar, Yuli Usman dan jajaran lainnya, foto bersama usai pencanangan Pekan Imunisasi Dunia (PID) dan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di aula kantor bupati, Rabu. (robi irwan)

PASAMAN BARAT (20/4/2022) - Sebanyak 43.158 anak di Kabupaten Pasaman Barat, belum mendapatkan imunisasi lengkap. Ini potensi berdampak pada munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Hal ini disampaikan Bupati Pasbar, Hamsuardi ketika melakukan Pencanangan Pekan Imunisasi Dunia (PID) dan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di aula kantor bupati, Rabu. Imunisasi adalah upaya untuk menimbulkan kekebalan seseorang terutama pada anak secara aktif terhadap suatu penyakit.

"Imunisasi merupakan hak anak untuk terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) yaitu TBC, difteri, pertusis, tetanus, hepatitis, pneumonia, campak, rubella dan polio. Imunisasi berdampak penurunan angka kesakitan dan kematian pada masyarakat," kata Hamsuardi.


Ia melanjutkan, hingga awal April 2022 ini, Kabupaten Pasaman Barat sudah terjadi 2 KLB yaitu KLB Rubella di Kecamatan Kinali dan KLB Campak di Timbo Abu, Kecamatan Talamau.

Dengan adanya pelaksanaan peringatan Pekan Imunisasi Dunia (PID) tahun 2022 ini, lanjutnya, menjadi momentum yang tepat dan strategis dalam meningkatkan kembali kesadaran untuk melakukan tindakan kolektif dari seluruh unsur masyarakat dan meningkatkan cakupan swasta untuk imunisasi sebagai perlindungan semua kelompok umur guna mencapai eradikasi dan eliminasi Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD31).

"Peringatan Pekan Imunisasi Dunia juga merupakan momentum yang tepat untuk mengingatkan serta mengajak semua anak untuk diimunisasi serta tidak menunda jadwal agar seluruh masyarakat tetap sehat dan produktif," katanya.

Maka dari itu, kata Hamsuardi, tidak ada lagi anak Pasbar yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap ke depannya. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi semua pihak untuk meningkatkan cakupan imunisasi agar Kesehatan masyarakat meningkat.

"Besar harapan saya dan kita semua, dapat memberikan dukungan dalam pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2022 yang berlangsung mulai tanggal 16-22 April 2022 di Posyandu," kata Hamsuardi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbar, Yuli Usman mengatakan selama pandemi Covid-19 banyak memberikan dampak kepada masyarakat, secara global.

Setelah dilakukan vaksinasi Covid-19 secara perlahan kehidupan dirasakan sudah mulai normal. Segitu juga dengan Pencanangan imunisasi untuk balita.

"Apalagi Sumbar merupakan provinsi yang beresiko terhadap penyakit yang bisa kita cegah dengan imunisasi lengkap. Sumbar merupakan imunisasi terendah nomor 3 seluruh Indonesia," katanya.

Pencanangan tersebut dihadiri Forkopimda, Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Ketua TP PKK Pasbar Ny Titi Hamsuardi, Ketua GOW Pasbar Fitri Risnawanto, camat, wali nagari dan stakeholder lainnya. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah

Berita Kab. Pasaman Barat