PT Hayati Percayakan Penyaluran Zakat Karyawan ke Baznas Bukittinggi

Al Imran | Sabtu, 23-04-2022 | 09:24 WIB | 158 klik | Kota Bukittinggi
<p>PT Hayati Percayakan Penyaluran Zakat Karyawan ke Baznas Bukittinggi<p>

Wako Bukittinggi, Erman Safar secara simbolis menerima zakat karyawan PT HPM yang akan disalurkan melalui Baznas Bukittinggi saat buka bersama di Kantor Cabang Hayati Bukittinggi di Jl Bypass Anak Aia, Jumat sore. Penyerahan dilakukan Yofialdi mewakili manajemen PT HPM. (satria putra)

BUKITTINGGI (22/4/2022) - Manajemen PT Hayati Pratama Mandiri (HPM) mempercayakan pendistribusian zakat karyawan ke Badan Amil Zakat Nasiona (Baznas) Bukittinggi.

Zakat karyawan main dealer sepeda motor merk Honda terbesar di Sumatera Barat yang diserahkan itu, sebesar Rp30,265 juta.

Penyerahan secara simbolis dilakukan saat buka bersama di kantor cabang Hayati Bukittinggi di Jl Bypass Anak Aia, Jumat sore.

"PT Hayati tidak hanya memikirkan profit. Namun, juga melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Alhamdulillah, setiap tahun, Hayati bisa menyalurkan zakat di beberapa tempat," ungkap Yofialdi mewakili pimpinan PT HPM saat memberikan sambutan.

Yofialdi menyampaikan, penyaluran zakat ke Baznas Bukittinggi ini sekaligus ajang silaturahmi antara karyawan dengan stakeholder terkait.

Buka bersama karyawan serta perwakilan leasing ini juga dihadiri Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, Ketua Baznas, Masdiwar dan jajaran lainnya.

Dikesempatan itu, Erman Safar mengucapkan terima kasih pada PT Hayati, atas kepercayaan penyaluran zakat karyawannya melalui Baznas Bukittinggi.

"Zakat dari Hayati ini akan kita salurkan ke yang berhak menerima serta lengkap dengan dokumentasi sehingga zakat ini bermanfaat bagi penerimanya dan juga memberi manfaat kepada Hayati yang telah menyalurkan zakat ini," ujar Erman Safar.

"Bukittinggi merupakan pasar yang bagus untuk Honda, dan semoga seluruh marketing bisa capai target penjualan setiap tahunnya," kata Erman memberi semangat.

Usai berbuka bersama dan silaturahmi, Erman Safar berbagi kisah tentang perjalanan hidupnya dari kuliah di Bandung dulu hingga menjadi Wali Kota Bukittinggi periodw 2021-2024.

"Saya dulu termasuk orang miskin dan susah. Namun setelah Saya kenal dan berproses dalam HMI di Bandung dan dimentori oleh para senior yang hebat-hebat. Maka, alhamdulillah Saya bisa berada dititik yang saya capai saat ini," paparnya. (skm)


Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Bukittinggi