Mahyeldi Terima Keluh Kesah Pasutri Asal Padang Tiakar soal Sulitnya Mengurus Dokumen Kependudukan

Al Imran | Selasa, 26-04-2022 | 15:13 WIB | 507 klik | Kota Payakumbuh
<p>Mahyeldi Terima Keluh Kesah Pasutri Asal Padang Tiakar soal Sulitnya Mengurus Dokumen Kependudukan<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi Firdaus (pimpinan Baznas Sumbar) dan Jen Zuldi Staf Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Sumbar Madani (TGUPSM), singgah sahur di rumah seorang warga Padang Tiakar, Payakumbuh Timur, Senin dinihari.

PAYAKUMBUH (25/4/2022) - Bertatap muka langsung dengan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, pasangan suami istri (Pasutri), Noviardi (47) dan Marlina (43), mengadukan kesulitan yang mereka temui dalam pengurusan surat nikah dan administrasi kependudukan.

Aduan warga Padang Tiakar, Payakumbuh Timur ini, disampaikan Marlina saat Mahyeldi singgah sahur di kediamannya, Senin dini hari.

"Kami ada masalah, Pak. Kami tidak punya surat nikah. Kami menikah di bawah tangan, karena Uda pisah tanpa ada surat cerai. Tolong kami, Pak. Biaya mengurus pun kami tidak punya. Untuk mengurusnya kami dimintai uang Rp700 ribu pula," kata Marlina terisak.


Diceritakan Marlina, ketiadaan Surat Nikah tersebut menyebabkan pembuatan akta kelahiran dan pencantuman nama anak kandung mereka ke dalam Kartu Keluarga (KK), sulit dilakukan. Ia khawatir, hal ini akan menyebabkan anaknya mengalami kesulitan untuk mendapatkan akses pendidikan formal di masa yang akan datang.

"Payah kami jadinya memasukan anak kami yang paling kecil ke dalam KK. Ini yang terus jadi beban pikiran kami, pak," sambung Marlina.

Menanggapi hal ini, Mahyeldi mengatakan, ia akan menyelesaikan secara langsung masalah biaya administrasi yang diadukan.

Terkait proses administrasinya, Mahyeldi minta Sekda Kota (Sekdako) Payakumbuh, Rida Ananda dan pihak-pihak terkait yang turut hadir pada kesempatan tersebut untuk sesegera mungkin menyelesaikan persoalan ini.

"Ibu ada surat-suratnya. Coba keluarkan sekarang. Untuk uangnya biar saya yang menyelesaikan. Pak Sekda, tolong ini dibantu," pinta Mahyeldi seraya menyerahkan Berita Acara Nikah Siri dan Surat Keterangan Lahir anak bungsu pasangan Noviardi dan Marlina ke Sekdako Rida Ananda.

Gubernur kemudian berjanji akan menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin.

Lokasi singgah sahur ini, merupakan usulan Staf Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Sumbar Madani (TGUPSM), Jen Zuldi. Rombongan berangkat ke lokasi sekitar pukul 03.15 WIB, bersama pimpinan Baznas Sumbar, Firdaus, Andri Yulika (Asisten III), Barlius (Kadis Pendidikan), Irsyad (Kabiro Kesra), Maifrizon (Kabiro Adpim).

Rumah yang dipilih merupakan rumah masyarakat yang berkehidupan kurang mampu dan kurang layak untuk ditempati. Rumah terpilih berlokasi di Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

Gubernur Sumbar dan rombongan mengunjungi rumah tersebut mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Saat sampai di lokasi, langsung mendatangi rumah Ketua RT untuk pemberitahuan kegiatan yang akan dilakukan, di rumah salah seorang warganya.

Di rumah tersebut, pimpinan Baznas Sumbar, Firdaus didampingi Mahyeldi menyerahkan bantuan rehab rumah sebesar Rp25 juta.

Kegiatan Safari Ramadhan Gubernur Sumatera, Mahyeldi di Kota Payakumbuh ini, diawali dengan buka bersama di rumah dinas Wali Kota Payakumbuh, H Riza Falepi. Dihadiri OPD Sumatera Barat, OPD Kota Payakumbuh dan tokoh masyarakat.

Selanjutnya, Mahyeldi dan rombongan melakukan Safari Ramadhan ke Masjid Batirai, Kelurahan Parit Rantang didampingi Riza Falepi, Irsyad Safar (Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat), Komut Bank Nagari, Benni Warlis beserta rombongan lainnya.

Di Masjid Batirai Gubernur melakukan sholat Isya, tarwih dan witir berjamaah dihadiri oleh ratusan jamaah hingga masjid penuh sesak.

Dipenghujung acara, Gubernur Sumbar menyerahkan bantuan untuk rehap masjid sebesar Rp50 juta yang bersumber dari APBD Sumbar, Bantuan dari Bank Nagari Sumbar sebesar Rp10 juta yang diserahkan Benni Warlis.

Tepat pukul 22.30 WIB, Mahyeldi dan rombongan melakukan i'ktikaf dan istirahat di masjid Mukhlisin, Kelurahan Daya Bangun, Kota Payakumbuh. Lalu mengunjungi rumah keluarga Noviardi (47) dan Marlina (43), dalam program singgah sahur.

Kegiatan Mahyeldi dan rombongan berakhir di Masjid Muslimin, Labuah Baru, dengan melaksanakan sholat subuh berjamaah sekaligus Mahyeldi diminta oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk mengisi pengajian subuh. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar