Sukseskan BIAN Campak dan Rubella, Fadly Amran: Sekolah Mesti Bermitra dengan Dinkes

Al Imran | Selasa, 10-05-2022 | 15:48 WIB | 407 klik | Kota Padang Panjang
<p>Sukseskan BIAN Campak dan Rubella, Fadly Amran: Sekolah Mesti Bermitra dengan Dinkes<p>

Wali Kota Padang Panjang, H Fadly Amran beserta Kepala Dinas Kesehatan, dr Faizah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ali Tabrani dan jajaran, foto bersama usai Sosialisasi BIAN Campak dan MR bagi anak sekolah, Selasa. (kominfo)

PADANG PANJANG (10/5/2022) - Wali Kota Padang Panjang, H Fadly Amran mengharapkan sekolah-sekolah khususnya SD dan SMP, jadi mitra Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam menjalankan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Campak dan Measles Rubella (MR) yang akan dilaksanakan sepanjang Mei 2022 ini.

"Kami mengimbau bapak dan ibu kepala sekolah yang hadir hari ini, untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kita semua terhadap penyakit campak. Sehingga, BIAN ini berjalan dengan lancar," ujarnya saat membuka Sosialisasi BIAN bagi anak sekolah, Selasa.

Dijelaskan, campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin. MR juga merupakan penyakit akut dan ringan yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda yang rentan.


Gejala campak sendiri berupa demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk, pilek, dan konjungtivis akan tetapi sangat berbahaya apabila disertai dengan komplikasi pneumonia, diare, meningitis dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Pada tahun 2000, lebih dari 562.000 anak per tahun meninggal di seluruh dunia karena penyakit campak. Dengan pemberian imunisasi campak dan berbagai upaya yang telah dilakukan, maka pada 2014 kematian akibat campak menurun menjadi 115.000 per tahun, dengan perkiraan 314 anak per hari.

Pada kesempatan ini, Fadly juga mengimbau pada semua stakeholder terkait, dapat berkolaborasi dalam penurunan angka stunting pada anak-anak di Kota Padang Panjang. "Sehingga bisa melahirkan generasi yang pintar, baik secara kesehatan maupun mental. Dan, bisa menjadi anak yang bermanfaat bagi negara," ucapnya.

Ikut hadir Kepala Dinas Kesehatan, dr Faizah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ali Tabrani, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Padang Panjang, dr Rio Akhdanelly, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Yunira Yunirman, perwakilan Kejaksaan Negeri dan lainnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah