Materi tentang Pembiasaan Aktivitas Harian CJH Penting Disiapkan

Al Imran | Rabu, 11-05-2022 | 21:44 WIB | 505 klik | Kota Bukittinggi
<p>Materi tentang Pembiasaan Aktivitas Harian CJH Penting Disiapkan<p>

Wawako Bukittinggi, Marfendi.mendampingi senator DPD RI dari pemilihan Sumbar, Muslim M Yatim saat kunjungan kerja ke Kemenag Bukittinggi, Rabu. (hamriadi)

BUKITTINGGI (11/5/2022) - Calon Jemaah Haji (CJH) dari berbagai status ekonomi, tentunya memiliki beragam kebiasaan sehari-hari. Misalnya kebiasaan di toilet, tentu tak sama orang ekonomi mapan dengan orang yang berekonomi menengah ke bawah.

Sementara, dilihat dari hotel-hotel akan tempatnya CJH menginap, rata-rata hotel berbintang dengan toilet yang mewah. Maka dari itu, kebiasaan CJH sewaktu di rumah ketika menggunakan toilet, perlu penyesuaian ketika di hotel.

"Perlu sekiranya dibuatkan materi pemberian pengetahuan saat CJH berada di hotel atau tempat lainnya ketika CJH berada di tanah suci Mekkah," ujar Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi saat mendampingi Anggota DPD RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat, Muslim M Yatim saat berkunjung ke Kantor Kemenag Bukittinggi, Selasa.


Menurut Marfendi, dengan adanya materi ajar mengenai tentang tata cara berada di hotel, selain tentang tatacara melaksanakan ibadah haji akan memudahkan para CJH saat melaksanakan ibadah haji.

Muslim M Yatim mengakui hal itu. Ia mengatakan, sewaktu sebagai petugas pendamping haji, memang ada beragam hal perilaku CJH tak sema dengan yang lain.

"Salah satu contoh, saat berada di pesawat. Ada penggunaan toilet oleh CJH dengan cara jongkok yang seharusnya dilakukan dengan duduk. Memang ini beragam lantaran perbedaan kebiasaan," paparnya.

Menurut Muslim, kondisi seperti itu, kehadiran pendamping CJH sangat penting, yang bahkan perlu sekiranya pendamping bisa menguasai bahasa Arab.

Pada pertemuan itu, Muslim M Yatim yang juga dihadiri pejabat Dinas Kesehatan Bukittinggi, drg Salvi Raini, Kasi Haji Kemenag Bukittinggi, Tri Andriani beserta staf.

Dalam kesempatannya Tri Andriani mengatakan, di Kemenag pihaknya juga mengajari CJH bagaimana bisa lancar membaca Al Qur'an, selain tata cara haji dan tahapan pelaksanaan haji.

"Alhamdulillah, pendekatan yang dilakukan bagi yang tidak lancar membaca Al Qur'an, pertama malu dan terus dilakukan pendekatan akhirnya mau belajar untuk bisa lancar membaca Al Qur'an," paparnya.

Menurut dia, kuota haji pada 2022 untuk wilayah Sumatera Barat sebanyak 2.093 jemaah. Sementara untuk kota Bukittinggi data awal sebanyak 121 jemaah.

"Khusus untuk Bukittinggi, setelah dilakukan verifikasi data ada jemaah yang tunda berangkat dengan berbagai alasan, dan bahkan ada yang telah meninggal dunia, yang perlimpahan porsinya belum memenuhi syarat pada usia yang dilimpahkan, akhirnya jadi 106 jemaah. Dari 106 jemaah naik cadangan 10 orang, sehingga menjadi 116 jemaah," terangnya.

Ia mengatakan, saat ini ke-116 jemaah tengah dalam konfirmasi pelunasan ke bank yang dimulai dari tanggal 9-20 Mei 2022. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah