Universitas Sumatera Barat Jajaki Peluang Pembukaan Prodi di Mentawai

Al Imran | Sabtu, 14-05-2022 | 10:06 WIB | 847 klik | Kab. Mentawai
<p>Universitas Sumatera Barat Jajaki Peluang Pembukaan Prodi di Mentawai<p>

Rektor Universitas Sumatera Barat, Dr Hj Nurtati berdialog dengan Sekda Mentawai, Martinus Dahlan dan Sonya (Kabag Umum) di sebuah hotel di Padang, Kamis. (daniwarti)

MENTAWAI (12/5/2022) - Rektor Universitas Sumatera Barat, Dr Hj Nurtati menjajaki peluang pembukaan Prodi (program studi) perkuliahan di Kabupaten Kepulauan Mentawai khususnya starta 1 (S1) bidang keperawatan.

"Secara umum, pertemuan ini membahas rencana kerjasama antar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan Universitas Sumatera Barat yang meliputi bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat," ungkap Nurtati seputar pertemuan yang digelar Kamis (12/5/2022) itu.

Nurtati dalam pertemuan itu didampingi Wakil Rektor IV Bidang Humas dan Kerjasama antar Lembaga, Hj Dewi Rahmadani, Dekan Fakultas Kesehatan, Sribuhani Putri serta Bidang Humas, Muhamad Hendra Sababalat.


Rombongan diterima Sekda Mentawai, Martinus Dahlan di sebuah hotel di Padang. Martinus didampingi Kabag Umum Setdakab Mentawai, Sonya serta sejumlah staf lainnya.

Pada pertemuan itu, Nurtati menyebutkan, Universitas Sumatera Barat saat ini memiliki 3 Fakultas. Di antaranya Fakultas Ekonomi dengan dua Prodi S1 yakni Managemen dan Akutansi.

Fakultas Kesehatan terdiri dari Prodi D3 Kebidanan, Prodi S1 Kebidanan dan Prodi S1 Keperawatan.

"Kita juga sudah punya pendidikan Profesi Bidan Ners," ungkp Nurtati.

Terakhir, Prodi S1 Fakultas Farmasi.

Nurtati berharap, tenaga kesehatan yang tamatan D3 Keperawatan di Mentawai, nantinya bisa melanjutkan pendidikan kejenjang sarjana penuh (S1).

"Kita siap berkolaborasi dengan Pemkab Mentawai dalam mewujudkan peningkatan kualitas SDM khususnya bidang kesehatan," ungkap Nurtati.

Selain itu, Universitas Sumatera Barat juga memberikan kesempatan pada generasi muda Mentawai, untuk bisa menempuh pendidikan tinggi tanpa harus pergi ke daerah lain. Sehingga, bisa menekan pengeluaran jadi lebih minim.

"Kita berkeinginan menjalin kerjasama dengan Pemkab Mentawai untuk dapat membuka pintu bagi generasi muda yang berasal dari Mentawai yang ingin mendaftar ke Universitas Sumatera Barat," tukas Nurtati.

Sementara, Martinus Dahlan menyebut, Pemkab Kepulauan Mentawai menyambut baik remcana kerjasama ini.

Martinus berharap, kerjasama ini agar secepatnya terwujud untuk pengembangan Sumber Daya Manusia Mentawai kedepannya.

"Kami mengucapkan terima kasih dan menyambut baik atas rencana MoU ini. Semoga penandatanganan kesepakatan ini segera terlaksana dalam waktu dekat ini," harapnya.

Dijelaskan Martinus, dengan adanya MoU ini, akan bisa bersinergi dan berkolaborasi sesuai kesepakatan bersama.

"Tentu, rencana ini akan disambut baik oleh masyarakat Mentawai. Banyak masyarakat Mentawai yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, namun niat itu tertunda karena biaya akomodasi ke Padang sangat besar dan waktu juga terbatas bagi yang sudah bekerja," tukasnya. (dni)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah