Audy Joinaldy Tantang Mahasiswa Minang di Yogyakarta jadi Pengusaha Era 4.0

Al Imran | Selasa, 17-05-2022 | 17:47 WIB | 358 klik | Nasional
<p>Audy Joinaldy Tantang Mahasiswa Minang di Yogyakarta jadi Pengusaha Era 4.0<p>

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy jadi keynote speaker dalam acara yang bertema "Membangun Karakter Enterprenurship Generasi Milienal" di Yogyakarta, Ahad. (humas)

YOGYAKARTA (15/5/2022) - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy mengatakan, di antara lima negara utama ASEAN, Indonesia merupakan negara dengan persentase penduduk wirausaha terkecil.

Jumlah itu hanya 3,47 persen dari total 271 juta penduduk Indonesia. Sementara, di sisi lain kuota kebutuhan pegawai di pemerintahan (PNS) hanya 700.000 orang.

"Ini tentu jadi tantangan bagi pemerintah, membuka kesempatan wirausaha yang mampu menyerap tenaga kerja. Mengingat bahkan pada 2021, Indonesia jadi penyumbang sarjana terbanyak di dunia," ungkap Audy, Ahad.


Dengan situasi demikian, Audy menyebut, mengajak para generesai milenial agar dapat meluangkan waktu untuk belajar, bagaimana menciptakan lapangan kerja lewat pemanfaatan teknologi yang semakin berkembang.

"Teknologi yang dimiliki peralatan yang kita gunakan di era 4.0 ini juga banyak memudahkan dan menciptakan peluang bisnis," ungkap Audy.

Besarnya jumlah lulusan sarjana di Indonesia yang mencapai angka 3 juta orang setiap tahunnya, ikut jadi perhatian Audy. Oleh karena itu, untuk memberikan motivasi guna mengembangkan potensi generasi milenial yang besar itu serta mendorong terbukanya peluang-peluang bisnis baru terutama di era 4.0.

Audy hadir selaku keynote speaker dalam acara yang bertema "Membangun Karakter Enterprenurship Generasi Milienal" di Yogyakarta, Ahad.

Pada acara yang dihadiri mahasiswa perantau asal Sumbar di Kota Pelajar itu. Di hadapan mahasiswa itu, Audy menyampaikan, dengan terbukanya potensi peluang usaha untuk generasi milenial di era 4.0 tersebut, maka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat juga akan meningkat.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Sumbar, Aschari menerangkan pertemuan Wagub dengan para mahasiswa perantau tersebut, merupakan bagian dari program kerja pemerintah daerah.

"Banyak aset pemerintah daerah yang berada di luar provinsi butuh pengawasan maupun pengembangan fasilitas sarana dan Prasarana," terang Aschari.

"Di antaranya yang selama ini dikelola oleh Badan penghubung Provinsi Sumatera Barat adalah asrama-asrama mahasiswa yang berada di Bogor, Bandung dan Yogyakarta."

"Tidak hanya pengawasan aset fisik, namun pembinaan penghuni asrama juga menjadi salah satu target, agar mahasiswa dapat terangkul dalam satu wadah di perantauan," tambahnya.

Selepas acara tersebut, Audy juga menyempatkan untuk meninjau Asrama Mahasiswa Merapi Singgalang, berdiskusi serta mendengarkan aspiriasi penghuni asrama yang berjumlah 27 mahasiswa dan Asrama Putri Bundo Kanduang yang dihuni 25 mahasiswi sebagai bentuk kepedulian atas kenyamanan dan kemajuan penghuni asrama. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar