A Yani Women and Children Clinic Diresmikan, Wako: Potensi Medical Tourism Belum Tergarap

Al Imran | Rabu, 18-05-2022 | 19:25 WIB | 102 klik | Kota Padang
<p>A Yani Women and Children Clinic Diresmikan, Wako: Potensi Medical Tourism Belum Tergarap<p>

Wali Kota Padang, Hendri Septa didampingi Anggota DPR RI, Ade Rizki Pratama, Komisaris Utama A Yani Women and Children Clinic, Dr dr Dovy Djanas, melakukan pengguntingan pita tanda peresmian, Selasa. (veri riki yanto)

PADANG (17/5/2022) - Wali Kota Padang, Hendri Septa menginginkan Kota Padang bisa menjadi salah satu Medical Tourism, baik dari dalam negeri maupun dari mancanegara.

Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan beroperasinya A Yani Women and Children Clinic di Kota Padang, Selasa siang.

"Berkaca pada negara tetangga yang telah berhasil jadi tujuan berobat bagi sebagian warga Indonesia termasuk warga Kota Padang, maka sudah selayaknya ibu kota provinsi Sumbar ini memiliki fasilitas kesehatan yang dapat memberikan pelayanan publik dengan mengedepankan kenyamanan," terang Hendri.


Hendri melihat, banyak warga yang pergi berobat ke negara tetangga, tentunya ini juga ikut menggerakkan ekonomi disektor lain seperti pariwisata, perhotelan dan sektor kuliner.

"Mereka yang pergi berobat, tentunya sekaligus berekreasi. Inilah yang akan jadi target kita. Diharapkan dengan munculnya pusat pelayanan kesehatan yang mumpuni seperti A Yani Clinic, kita dapat menarik warga untuk menjadikan Kota Padang sebagai tujuan Medical Tourism," ujar Hendri.

Sementara, Komisaris Utama A Yani Women and Children Clinic, DR dr Dovy Djanas SpOG(K) menjelaskan, kebutuhan layanan kesehatan sangat prioritas bagi masyarakat, termasuk ibu dan balita.

Ia menambahkan sebenarnya untuk Sumber Daya Manusia (SDM), teknik rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Indonesia mampu bersaing dengan luar negeri.

"Kelebihan mereka adalah pelayanan, jadi kita berupaya memberikan ekselen service kepada masyarakat, sehingga mereka yang biasa berobat ke luar negeri beralih ke negeri sendiri," ujar dr Dovy.

Dengan demikian, lanjut dr Dovy, dengan peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan yang diberikan, maka devisa negara yang selama ini pergi keluar negeri dapat dicegah.

Kegiatan yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Padang ini juga dihadiri anggota DPR RI, Ade Rizki Pratama yang juga Komisaris A Yani Women and Children Clinic, anggota DPD RI Emma Yohana dan sejumlah pejabat lainnya. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar