Helmi Lantik PPIH Sumbar 2022, Salah Satunya Gubernur

Al Imran | Jumat, 20-05-2022 | 14:28 WIB | 394 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Helmi Lantik PPIH Sumbar 2022, Salah Satunya Gubernur<p>

Kepala Kantor Kementrian Agama Wilayah Sumatera Barat, Helmi melantik Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumbar 2022, di Asrama Embarkasi Haji Padang, Kamis. (humas)

PADANG (19/5/2022) - Embarkasi Haji Sumatera Barat akan memberangkatkan 2.840 calon jemaah haji mulai 4 Juni 2022 mendatang. Keberangkatan akan dibagi dalam tujuh kelompok penerbangan (Kloter). Lima kloter diikuti 2.093 orang berasal dari Sumbar, dua kloter lainnya menerbangkan 747 jemaah asal Bengkulu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kementrian Agama Wilayah Sumatera Barat, Helmi pada pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumbar 2022, di Asrama Embarkasi Haji Padang, Kamis.

Turut dilantik selaku pengarah PPIH Sumbar, Gubernur Sumbar, Mahyeldi. Dia mengatakan, setelah dua tahun absen dari penyelenggaraan ibadah haji akibat pandemi Covid-19, PPIH tentu bertekad untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah Haji pada tahun 2022 M/1443 H ini.


"Alhamdulillah, dengan dilantiknya PPIH dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang sudah merindukan berangkat haji," kata Mahyeldi.

"Kepada seluruh petugas penyelenggara yang dilantik, kami harapkan dapat memberikan pelayanan terbaik, membantu para jemaah agar menjadi Haji yang mabrur," lanjutnya.

Sementara itu, hadir melantik PPIH, Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu, Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementrian Agama, Jaja Jailani.

Dia menerangkan, masa operasional ibadah haji 2022 M/ 1443 H gelombang pertama berlangsung pada tanggal 4 hingga 18 Juni mendatang, lalu dilanjutkan gelombang kedua dimulai tanggal 19 Juni sampai dengan 3 Juli.

Sementara, setelah Wukuf di Padang Arafah yang jatuh pada tanggal 8 Juli, pemulangan jemaah gelombang pertama dari Jeddah akan berlangsung tanggal 15 sampai 29 Juli dan pemulangan gelombang kedua dari Kota Madinah dimulai tanggal 30 Juli hingga 13 Agustus.

"Secara keseluruhan, nanti operasional akan menerbangkan 92.825 jemaah, dibagi ke dalam 241 kloter dari 13 Embarkasi," terang Jaja.

Jaja menjelaskan, pada Haji Tahun ini akan diterapkan zonasi berdasarakan asal embarkasi untuk memudahkan mengarahkan jemaah. Selain itu, khusus pada embarkasi DKI Jakarta, pihaknya juga telah menerapkan fast track imigrasi bagi calon jemaah haji.

"Mudah-mudahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah, tahun depan di Embarkasi Sumatera Barat fast track imigrasi juga bisa kita terapkan," pungkasnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar