Mahyeldi Lantik Martinus Dahlan jadi Penjabat Bupati Mentawai

Al Imran | Minggu, 22-05-2022 | 22:29 WIB | 605 klik | Kab. Mentawai
<p>Mahyeldi Lantik Martinus Dahlan jadi Penjabat Bupati Mentawai<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi memasangkan tanda jabatan sebagai Pj Bupati Mentawai pada Martinus Dahlan di auditorium gubernuran, Ahad pagi. (humas)

PADANG (22/5/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi melantik dan mengambil sumpah jabatan, Martinus Dahlan sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, di auditorium gubernuran, Ahad pagi.

Martinus Dahlan akan menggantikan pasangan Yudas Sabaggalet-Kortanius Sabeleake sebagai bupati dan wakil bupati Mentawai periode 2017-2022 yang mengakhiri masa jabatannya terhitung 22 Mei 2022 ini.

"Besar harapan saya, penjabat bupati yang telah dilantik, melanjutkan capaian program-program pembangunan untuk kemajuan daerah yang telah dilakukan kepala daerah sebelumnya," ungkap Mahyeldi usai pelantikan.


Program yang mesti terus dilanjutkan itu antara lain, peningkatan kualitas tenaga pendidikan, pembangunan jalan trans mentawai, program beasiswa pendidikan, keberhasilan dalam mengendalikan inflasi dan keberhasilan dalam menangani kasus Covid19.

Demi terbangunnya capaian-capaian di masa yang akan datang, Mahyeldi berpesan pada kepala daerah di kabupaten/kota di Sumbar, untuk membangun dan memperkuat sinergi dan kerjasama dengan pemerintah pusat.

Dia berharap, pemerintah pusat dapat memberikan dukungan dan memfasilitasi program-program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah provinsi saat ini.

"Pemprov Sumbar sangat menyadari, perlunya dukungan pemerintah pusat demi kelancaran dan kemajuan pembangunan yang ada di kabupaten/kota melalui kolaborasi, sinergi dan kerjasama, sehingga tugas-tugas yang diamanahkan oleh pusat kepada kita dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Beberapa harapan untuk kemajuan Kepulauan Mentawai, juga datang dari Bupati sebelumnya, Yudas Sabaggalet. Dia mengatakan, dengan dilantiknya Penjabat Bupati yang baru, Kepulauan Mentawai dapat terbebas dari status Tertinggal, Terluar, Terdepan (3T).

Yudas menyebut, Kepulauan Mentawai memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Di mana kekayaan alam Mentawai sudah disoroti banyak wisatawan dari mancanegara. Sayangnya, keadaan infrastruktur jalan yang kurang memadai membuat hal tersebut terhambat.

Ia berharap, dengan dilantiknya Martinus Dahlan, Kepulauan Mentawai lebih maju baik dalam sisi ekonomi dan meningkatnya minat wisatawan mancanegara masuk ke daerah.

Pelantikan tersebut, juga dibarengi dengan pelantikan dan serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kepulauan Mentawai yang dilantik Ketua TP PKK Sumbar, Harneli Mahar.

Harneli melantik Prisilia Martinus, sebagai Ketua TP PKK dan Dekranasda Kepulauan Mentawai, sesuai dengan SK Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 131.13-1221 Tahun 2022, tertanggal 13 Mei 2022.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, bupati wali kota se-Sumbar, Sekretaris Daerah Pemprov Sumbar, Hansastri, Asisten lingkup Sumbar, Ketua TP PKK lingkup Sumbar, Kepala OPD lingkup Sumbar dan Forkopimda. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar