Gubernur Lantik Ahmad Wira jadi Direktur KDEKS Sumbar, Ini Struktur Pengurusnya

Al Imran | Rabu, 25-05-2022 | 17:12 WIB | 3064 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Gubernur Lantik Ahmad Wira jadi Direktur KDEKS Sumbar, Ini Struktur Pengurusnya<p>

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi melantik Ahmad Wira sebagai Direktur Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dan pengurus lainnya, di auditorium gubernuran, Rabu pagi. (humas)

PADANG (25/5/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi melantik Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di auditorium gubernuran, Rabu pagi. Lembaga ini, merupakan pertama di Indonesia.

"Secara khusus, saya meminta pada KDEKS, agar jadi motor penggerak dalam pembangunan usaha untuk memacu pertumbuhan usaha dan peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat. Apalagi, Sumbar direncanakan akan jadi Pusat Industri Halal di tahun 2024 nanti," ungkap Mahyeldi usai pelantikan.

Dikesempatan itu, Mahyeldi juga membacakan susunan pengurus KDEKS. Antara lain:


Manajemen Eksekutif KDEKS

  • Mahyeldi (Ketua)
  • Audy Joinaldy (Wakil Ketua)

Eksekutif KDEKS

  • Ahmad Wira (Direktur)
  • Muhammad Sobri (Wakil Direktur)
  • Jimmi Novrianto (Direktur Industri Produk Halal)
  • Gusti Candra (Direktur Jasa Keuangan Syariah)
  • Arwin Al-Ibrahimi (Direktur Keuangan Sosial Syariah)
  • Endrizal (Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah)
  • M Fany Alfarisi (Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah)

Selaku Ketua KDEKS, Mahyeldi mengatakan, visi-misi yang dicanangkan sangat sejalan dengan visi misi Sumatera Barat yang menganut prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Selanjutnya, ia berharap, KDEKS dapat menggerakkan lokomotif pengembangan ekonomi syariah di Indonesia dan menjadi motor penggerak dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang unggul dan berkelanjutan.

Selain itu, Mahyeldi juga menyinggung terkait dukungan kepada Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Pemprov Sumbar untuk memenuhi Sertifikasi Halal. Dukungan ini diberikan seiring dengan ditetapkannya Sumbar sebagai Pusat Industri Halal Nasional di tahun 2024 mendatang.

"Peran Pemprov bersama daerah-daerah yang lain sebagai fasilitator dengan memberikan insentif bagi UMKM dan industri kecil menengah untuk memfasilitasi sertifikasi halal, dalam hal ini Pemprov bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)," katanya.

Mendukung hal tersebut, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan mengatakan, perlu adanya kolaborasi dan koordinasi lembaga KDEKS dalam mendukung terwujudnya cita-cita Sumatera Barat sebagai Pusat Industri Halal Nasional.

Di samping itu, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Manajemen Eksekutif KNEKS (Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah), Sutan Emir Hidayat mengapresiasi kekompakkan dan kerjasama yang solid dari stakeholder terkait, sehingga pembentukan KDEKS Sumbar terhitung cukup cepat dan sangat progresif.

"Kami perwakilan KNEKS menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada stakeholder yang secara intensif membantu proses penguatan kelembagaan ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar," tuturnya.

Direktur KDEKS Sumbar, Ahmad Wira menyampaikan, beberapa rancangan program unggulan KDEKS, salah satunya adalah Negeri Sejahtera Elok Syariah, membangun Koperasi Syariah, mendorong konversi Bank Nagari menjadi Bank Syariah, mendorong Percepatan Zona HAS (Halal, Aman dan Sehat), menciptakan Seratus Ribu Millenial Enterprenur secara syariah dan membangun dana wakaf yang dikelola nazir daerah.

Ia mengatakan, program-program tersebut akan dirapatkan dalam Rapat Pleno KNEKS yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2022 mendatang, yang diselenggarakan di Aula Mezzanine, Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar