Erman Safar Beri Kapolres Bukittinggi dan Jajaran Penghargaan, Ini Sebabnya

Al Imran | Sabtu, 28-05-2022 | 00:06 WIB | 701 klik | Kota Bukittinggi
<p>Erman Safar Beri Kapolres Bukittinggi dan Jajaran Penghargaan, Ini Sebabnya<p>

Wako Bukittinggi, Erman Safar serahkan piagam penghargaan pada AKBP Doddy Prawiranegara atas keberhasilan jajarannya dalam mengungkap jaringan pengedar Narkoba jenis Sabu seberat 41,4 Kg, di rumah dinas wali kota Belakang Balok, Jumat malam.

BUKITTINGGI (27/5/2022) - Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar apresiasi keberhasilan Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara dan jajaran dalam mengungkap jaringan pengedar narkotika jenis sabu seberat 41,4 kilogram di kota wisata itu.

Dikatakan Erman, Pemko bersama masyarakat merasa bangga, punya Kapolres dan jajaran yang tangguh.

"Kenyamanan dan keamanan Bukittinggi makin dirasakan masyarakat berkat keuletan dan kerja keras Bapak Kapolres dan jajaran," papar Erman saat menyerahkan penghargaan pada AKBP Dody, di rumah dinas wali kota Belakang Balok, Jumat malam.


Disampaikan Erman, banyak yang menelepon dirinya, termasuk anggota Fraksi Gerindra DPR RI, Fadli Zon yang bertanya soal penangkapan sabu terbesar sepanjang sejarah Sumatera Barat ini.

"Mereka semua mengucapkan selamat dan menyatakan bangga dengan Polres Bukittinggi beserta jajaran," ucap Erman seputar penghargaan yang diberikan bersama lembaga lainnya itu.

Surprise

Dikesempatan itu, AKBP Dody mengaku tak menyangka, mendapat apresiasi dari wali kota dan masyarakat Bukittinggi.

Disampaikan, terungkapnya sabu seberat 41,4 kilogram berawal dari penangkapan seseorang dengan barang bukti di bawah 1 gram.

Lalu, berkembang sampai penangkapan pelaku ketiga, keempat dan seterusnya hingga terungkap sabu mencapai berat 36 kg yang disimpan di bawah kolong rumah.

"Makin banyak yang ditangkap makin besar barang bukti sabunya," ujar AKBP Dody dalam sambutannya.

Ia mengatakan, infromasi awalnya, sabu ini akan dikirim untuk diedarkan ke Jakarta. Namun berubah dan akhirnya diedarkan di Sumatera Barat.

"Dengan penangkapan sabu seberat 41,4 kilogram itu, maka polisi telah menyelamatkan warga Sumbar, khususnya Bukittinggi dan sekitarnya, sebanyak 414 ribu usia produktif, yang akan jadi target pasar jaringan pengedar yang diungkap ini," terangnya.,

"Jika sabu seberat 41,4 kilogram lolos, maka besar kemungkinan generasi muda Sumbar akan dirusak melalui sabu itu," tutur AKBP Dody.

Diketahui, sebanyak 41,4 kilogram narkoba jenis sabu diperkirakan senilai Rp62,1 miliar diamankan aparat kepolisian dari delapan tersangka.

Ke-delapan tersangka berinisial AH (24), DF (20), RP (27), IS (37), AR (34), AB (29), MF (25) dan NF (29).

Terungkapnya kasus ini setelah operasi senyap digelar selama tiga hari, di beberapa lokasi yang berbeda.

Barang bukti terbesar ditemukan dikubur di bawah tanah sebuah rumah di kawasan Bangkaweh, Kecamatan Banuhampu. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar