Rumah Keluarga Yatim Piatu Dibedah, Rahmat Tk Sulaiman: Dananya dari Zakat Karyawan PT Hayati

Al Imran | Senin, 06-06-2022 | 18:29 WIB | 232 klik | Kab. Padang Pariaman
<p>Rumah Keluarga Yatim Piatu Dibedah, Rahmat Tk Sulaiman: Dananya dari Zakat Karyawan PT Hayati<p>

Ketua Baznas Padang Pariman, Rahmat Tk Sulaiman bersama Zulfahmi (Wakil Ketua Baznas Padang Pariaman) menyerahkan secara tunai dana sebesar Rp12,5 juta pada Novriandi, kakak laki-laki tertua dari 7 bersaudara, warga Korong Meranti, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Senin.

PADANG PARIAMAN (6/6/2022) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Padang Pariaman menyerahkan bantuan bedah rumah tidak layak huni senilai Rp12,5 juta, Senin. Bantuan itu untuk merehab sebuah rumah milik keluarga yatim piatu di Korong Meranti, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai.

"Dana rehab rumah ini, berasal dari zakat karyawan sebuah badan usaha di Kota Padang, PT Hayati Pratama Mandiri, main dealer sepeda motor merk Honda di Sumatera Barat," ungkap Ketua Baznas Padang Pariaman, Rahmat Tk Sulaiman didampingi Zulfahmi (Wakil Ketua Baznas Padang Pariaman) saat penyerahan.

Dijelaskan Zulfahmi, Baznas Padang Pariaman membuka diri terhadap permintaan khusus dari para muzakki dalam hal penggunaan zakat yang disalurkan melalui lembaga tersebut.


"Jika diamanahkan untuk rehab rumah, maka akan kita alokasikan dalam Program Padang Pariaman Makmur yang telah ditetapkan plafon bantuannya sebesar Rp12,5 juta. Kita juga mempersilahkan muzakki untuk menentukan calon penerimanya (mustahiq). Tentunya, calon mustahiq itu akan melewati proses survei kelayakan lebih dulu oleh tim Baznas," ungkap Zulfahmi.

Bantuan senilai Rp12,5 juta ini, diserahkan secara kontan (cash). Ikut hadir dalam penyerahan itu, perwakilan dari kecamatan Batang Anai, perwakilan Kenagarian Katapiang, mahasiswa, pengurus HMI Cabang Pariaman dan alumni perguruan tinggi asal Yogyakarta di Sumatera Barat.

Sementara, Finance & Retail Operations Manager PT Hayati Pratama Mandiri, Yofialdi menyebutkan, perusahaannya setiap tahun selalui menyalurkan zakat di berbagai kabupaten/kota di Sumbar.

"Pada Ramadhan 1443 H/2022 M lalu, kami menyalurkan zakat pada Baznas Bukittinggi senilai Rp30,265 juta. Zakat dari karyawan kami itu diterima langsung Wako Bukittinggi, Erman Safar di kantor cabang Hayati Bukittinggi, Jl Bypass Anak Aia," ungkap Yofialdi.

Akan Menikah

Mewakili keluarga, Hary Efendi Iskandar menyebutkan, mustahiq ini merupakan keluarga pejuang yang tak kenal menyerah baik secara ekonomi maupun pendidikan.

"Adik-adik ini tujuh orang bersaudara. Dua orang di antaranya tengah kuliah di Yogyakarta (Novita Sari, D3 Akademi Amal Yogyakarta) dan FE Unand angkatan 2000 (Kamal). Alhamdulillah, Kamal merupakan salah seorang penerima beasiswa bidik misi," ungkap Hary Efendi.

Sementara, Sri Wahyuni merupakan kakak tertua dari keluarga ini. Kemudian kembaran dari Novita Sari, Novriandi. Selanjutnya, Ema, baru tamat SMA, sedang mencari lokasi kuliah dan Putri, kelas 2 SMP dan adiknya Emil kelas 3 SD.

"Sri Wahyuni dan Novriandi adalah tulang punggung keluarga ini. Mereka saling bekerjasama berjualan sate. Sri Wahyuni yang jadi tukang masak, Novriandi yang menjajakan keliling kampung," ungkap Hary Efendi.

Dalam keseharian, mereka tinggal di rumah semi permanen peninggalan orang tua mereka. Kondisinya tanpa loteng, jendela dan pintu serta belum diplester. Lantainya juga masih berupa tanah.

"Alhamdulillah, berkat zakat dari karyawan PT Hayati Pratama Mandiri, rumah ini bisa direhab," ungkap Ajo.

"Rehab ini makin bermakna dalam, karena Sri Wahyuni akan menikah di bulan Juli 2022 depan. Semoga, ini jadi amal jariyah bagi kita semua," tambah Hary. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar