Nasi Padang Babi Tersedia di GrabFood, PUI Sumbar: Runtuhkan Industri Halal yang tengah Digagas

Al Imran | Kamis, 09-06-2022 | 22:32 WIB | 4575 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Nasi Padang Babi Tersedia di GrabFood, PUI Sumbar: Runtuhkan Industri Halal yang tengah Digagas<p>

Tangkapan layar grabfood Babiambo Nasi Padang Babi.

PADANG (9/6/2022) - 'Babiambo Nasi Padang Babi' tersaji di GrabFood. Dari merchant yang menuliskan alamatnya di Kelapa Gading Timur ini, menyediakan paket combo, nasi bungkus, ala carte plus menu tambahan lainnya. Tentunya, semua berbahan babi.

"Persatuan Umat Islam (PUI) Sumatera Barat, mendesak gubernur untuk sesegera mungkin melayangkan nota protes keras pada grabfood yang memfasilitasi persoalan yang sensitif bagi orang Minang ini," tegas Sekretaris Umum PUI Sumatera Barat, Jen Zuldi, Kamis malam.

Dengan adanya menu dari sebuah merchant di grabfood ini, menurut Jen Zuldi, telah menodai keinginan pemerintah provinsi Sumatera Barat bersama kabupaten/kota lainnya, yang berkeinginan kuat menjadi pelopor industri halal di Indonesia.


"Orang Minang itu beragama Islam. Syariat mengatur, babi ini merupakan binatang yang haram (berdosa) jika dikonsumsi. Sekarang, oleh pemilik merchant ini, babi dilekatkan dengan masakan padang dan menggunakan kata-kata Minang pula. Ini sangat merusak citra," terang dia.

Citra yang dirusak, terang Jen Zuldi, rendang yang telah diakui sebagai makanan terlezat di dunia versi CNNGo. Kemudian, rendang juga pernah dimasak oleh chef terkenal di dunia dan Indonesia, Gordon Ramsey dan Wiliam Wongso.

"Dua chef terkenal itu saja, memasak rendang langsung ke tanah Minang. Mereka memasaknya dengan bahan sesuai resep orang Minang, yang tentu saja memenuhi kaedah syariat Islam. Kini, seenaknya diizinkan buka warung di grabfood dengan menu babi. Tak sensitif supervisor grabfood itu dalam menyetujui usulan yang masuk ke aplikasi mereka," tegas Jen Zuldi.

Kemudian, juga meruntuhkan citra Nasi Padang yang penjualnya tersebar dari Sabang hingga Merauke bahkan hingga luar negeri. Juga meruntuhkan industri pariwisata halal yang tengah diperjuangkan pemerintah bersama penggiat pariwisata di Sumatera Barat.

"Kalau mau diurai, Babiambo Nasi Padang Babi ini telah meruntuhkan bangunan industri berbasis halal yang tengah disusun Pemprov Sumbar. Kita wajib memprotes keras dan kalau perlu menuntutnya secara hukum," terang dia. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar