Tiga Siswa SMK 5 Diseret Arus di Lubuk Tongga Sungai Bangek

Al Imran | Sabtu, 11-06-2022 | 20:34 WIB | 139 klik | Kota Padang
<p>Tiga Siswa SMK 5 Diseret Arus di Lubuk Tongga Sungai Bangek<p>

Personel Bhabinkamtibmas Polsek Koto Tangah bersama warga, meminta keterangan dari korban yang selamat dari terjangan air deras di Lubuk Tongga Sungai Bangek RT 03/ RW 08 Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu.

PADANG (11/6/2022) - Tiga dari empat siswa SMK 5 Padang, dilaporkan terseret arus saat mandi-mandi di Lubuk Tongga Sungai Bangek RT 03/ RW 08 Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu.

"Ketiga korban sejak dilaporkan hanyut terseret arus deras sekitar pukul 13.00 telah dilakukan upaya pencarian. Sayang hujan yang makin deras, menyulitkan tim pencari, menemukan ketiga korban," ungkap Kapolsek Koto Tangah, AKP Afrino, Sabtu sore.

Ketiga korban itu yakni Ikhsan Maulana (16), tinggal di Bungo Mas Tahap 3 RT 04/ RW 07 Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.


Kemudian, Sintia Pitaloka (16), berdomisili di Lolong Belakang Taman Makam Pahlawan dan Tulfa (16), bertempat tinggal di Pasar Raya Padang.

Sedangkan yang selamat, Aditiya Nugrah Gustiar (16), tinggal di Perumahan Bungo Mas Tahap 3 Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah.

Dikatakan AKP Afrino, pengakuan Aditiya, mereka sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 10.30 WIB.Mereka langsung mandi-mandi.

"Pada pukul 13.00 WIB, Aditiya melihat langit mendung serta debit air semakin meningkat. Dia kemudian mengingatkan tiga temannya untuk segera keluar dari sungai," ungkap AKP Afrino.

Ajakan Aditiya itu, terang AKP Afrino, tak diindahkan tiga rekannya itu. Peringatan Aditiya dijawab tiga sahabatnya itu dengan kalimat, 'tidak apa apa.'

Tak lama berselang, seketika datang hujan deras disertai dengan debit air semakin deras. Sehingga, menghanyutkan para korban.

"Aditiya kemudian mencari pertolongan pada warga," terangnya.

Oleh warga, kejadian ini dilaporkan ke personil Polsek Koto Tangah, BPBD, Team SAR.

"Tim bersama masyarakat, langsung melakukan evaluasi dan pencarian terhadap korban," ungkap dia.

Kondisi cuaca yang masih hujan deras hingga magrib datang, membuat upaya pencarian mengalami kesulitan. Terlebih, debit air juga makin besar dan deras. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar