Nevi Zuairina Berbagi Pengalaman jadi Ibu dengan 10 Anak di Coaching ABG Jago Bercerita

Al Imran | Senin, 13-06-2022 | 16:10 WIB | 120 klik | Kota Bukittinggi
<p>Nevi Zuairina Berbagi Pengalaman jadi Ibu dengan 10 Anak di Coaching ABG Jago Bercerita<p>

Anggota DPR RI Asal Sumatera Barat II, Nevi Zuairina dan Ketua Bidang Seni Budaya DPW PKS Sumatera Barat, Muhammad Ridwan, saat memberikan materi pada peserta coaching Ayah Bunda Guru (ABG) Jago Bercerita yang digelar PKS Agam, Ahad.

AGAM (13/6/2022) -- Bercerita merupakan salah satu wasilah transfer ilmu dari orang tua kepada anak-anak. Untuk itu, filosofi dari pendidikan itu dari sejak lahir hingga akhir hayat, sehingga untuk orang tua pun mesti selalu meningkatkan kapasitas ilmu pengetahuan dengan berbagai sarana seperti dengan membaca buku.

Demikian dikatakan Anggota DPR RI Asal Sumatera Barat II, Nevi Zuairina saat jadi pembicara pada coaching Ayah Bunda Guru (ABG) Jago Bercerita yang digelar PKS Agam, Ahad. Bersama Nevi, juga dihadirkan Ketua Bidang Seni Budaya DPW PKS Sumatera Barat, Muhammad Ridwan sebagai pembiara. Acara yang dikemas dalam bentuk seminar ini, dibuka Ketua PKS Agam, Muhammad Zulfikri.

Nevi juga turut berbagi pada peserta, kunci sukses membangun kehidupan keluarga. Ia menjelaskan tentang pengalamannya dalam mendidik 10 orang anaknya di tengah kesibukan yang dijalani sebagai istri pejabat publik hingga sekarang menjadi pejabat publik.


"Komunikasi menjadi hal penting dalam membangun kehidupan rumah tangga, baik suami dan istri, maupun orangtua pada anak. Salah satunya dengan bercerita seperti yang diikuti sekarang," tuturnya.

Diikuti 50 orang peserta yang berasal dari Bukittinggi dan Agam, Nevi menyatakan rasa harunya, karena peserta terlihat antusias dalam mengikuti rangkaian materi oleh profesional dibidang story telling.

Peserta tidak hanya mendengarkan materi teori, tapi ikut mempraktekkan cara berkisah dengan benar saat coaching berlangsung.

"Saya mengharapkan, program-program untuk peningkatan SDM di semua jenjang umur seperti ini dapat terus berlangsung di berbagai daerah. Karena PKS itu partai kader, yang tidak selalu mengurusi politik, akan tetapi partai yang terus berusaha memberi kontribusi peningkatan berbagai bidang termasuk di bidang sumber daya manusia," terangnya.

"Orang-orang PKS diharapkan memberi kontribusi maksimal kepada negara, tentunya yang dapat melakukan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan, keterampilan dan wawasan yang luas. Untuk itu, seluruh kader dan pengurus PKS mesti terus belajar dan memberi pelajaran, mewariskan estafeta keilmuan kepada generasi penerus," tutup Nevi Zuairina yang duduk di Komisi VI DPR RI itu. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar