Kubu Gulai Bancah Wakili Bukittinggi di Lomba Kelurahan Beprestasi Sumbar Tahun 2022

Al Imran | Kamis, 16-06-2022 | 14:31 WIB | 68 klik | Kota Bukittinggi
<p>Kubu Gulai Bancah Wakili Bukittinggi di Lomba Kelurahan Beprestasi Sumbar Tahun 2022<p>

Wawako Bukittinggi, Marfendi didampingi Nurna Eva Karmila (ketua GOW Bukittinggi) pada penilaian kelurahan berprestasi tingkat nasional yang diikuti Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kamis. (hamriadi)

BUKITTINGGI (16/6/2022) - Tokoh masyarakat Kelurahan Gulai Bancah, Heru Triastanawa menyampaikan, enam tahun silam, kelurahan ini merupakan kelurahan berprestasi tingkat nasional. Warga berharap, sejarah itu dapat terulang lagi di 2022 ini.

Lurah Gulai Bancah, Andri Gusfrima, ungkap Heru, merupakan lurah muda energik, dekat dengan masyarakat dan banyak berinovasi untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satunya, membuat website untuk promosi produk UMKM Gulai Bancah.

"Gulai Bancah merupakan kelurahan unik yang hanya punya 2 RW, dengan luas 181 Ha. Kelurahan Gulai Bancah, jadi lokasi banyak perkantoran pemerintahan. Kita berharap, kelurahan Kubu Gulai Bancah dapat mewakili Sumatera Barat pada penilaian tingkat nasional, jadi kelurahan hebat sebagai bagian Bukittinggi Hebat, sesuai visi misi Wali Kota Bukittinggi," ujar Heru di Bukittinggi, Kamis.


Pernyataan itu disampaikan Heru, pada penilaian kelurahan berprestasi tingkat provinsi tahun 2022. Tim penilai melakukan verifikasi lapangan disambut Wali Kota Bukittinggi diwakili Sekda, Martias Wanto di kantor Lurah Gulai Bancah.

Martias Wanto menyampaikan, Kelurahan Kubu Gulai Bancah, merupakan kelurahan terbaik di Kota Bukittinggi, hasil penilaian tim kota tahun 2022 ini. Kubu Gulai Bancah siap mengukir kembali sejarah enam tahun lalu, jadi kelurahan terbaik di tingkat nasional.

"Dalam urusan pemerintahan, telah diukur keberhasilan dan juga beberapa item yang masih perlu ditingkatkan. Dari penilaian, Kubu Gulai Bancah saat ini memang menjadi terbaik di Bukittinggi dan siap kembali menjadi terbaik di Sumbar hingga tingkat nasional," terangnya.

"Banyak inovasi yang dilahirkan Kelurahan Kubu Gulai Bancah, dalam rangka memberdayakan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Martias Wanto.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumatra Barat, Amasrul selaku tim penilai menjelaskan, penilaian memang mengarah pada upaya pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pasca covid-19. Tema lomba tahun ini, "Nagari/Kelurahan Tangguh Ekonomi Masyarakat Tumbuh."

"Pelaksanaan penilaian bertujuan, untuk mengevaluasi dan mendorong pemerintah kelurahan mengembangkan potensi masyarakat yang ada dan sebagai wadah apresiasi pemerintah pusat dan provinsi serta kota, atas prestasi mewujudkan memandirikan dan mensejahterakan masyarakat di kelurahannya," jelasnya.

Penilaian, lanjutnya, mengarah pada keterkaitan data profil kelurahan dengan dukungan perencanaan dan penganggaran serta inovasi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pasca covid-19, serta bagaimana perwujudan kelurahan bersih. Pelaksanaan kelurahan berprestasi dibagi tiga tahapan, administrasi, paparan lurah dan Klarifikasi lapangan.

"Secara administrasi, Kota Bukittinggi masuk dalam 4 besar terbaik di Sumbar. Semoga menjadi terbaik nantinya di Sumbar untuk setiap tahapannya," ungkapnya.

Ada tujuh bidang yang dinilai oleh tim dari Provinsi Sumatera Barat yaitu, bidang pemerintahan, bidang kewilayahan, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang ekonomi masyarakat, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat, bidang PKK dan bidang kelembagaan dan partisipasi masyarakat.

Layanan Online

Lurah Gulai Bancah, Andri Gusfrima, dalam eksposnya, memaparkan, dalam masa pandemi ini banyak inovasi-inovasi yang diciptakan pemerintah kelurahan berupa Aplikasi Link Cyber Pelayanan dan Aplikasi Pemberdayaan Masyarakat. Semua aplikasi sudah memiliki barcode, sehingga lebih cepat masyarakat mengakses link-nya.

Selain mempunyai inovasi, kelurahan Kubu Gulai Bancah juga mempunyai produk unggulan yang banyak. Seperti, aneka sulaman, sentra makanan ringan, kerajinan aklirik dan aneka rajut.

Selain itu, di kelurahan ini juga ada dua Pokdakan yang mengelola magot, ikan lele, nila serta pembuatan arang dari batok kelapa. Pengolahan sampah biodigester, sehingga hanya sampah plastik yang dibuang.

Dengan banyaknya produk unggulan UMKM di sini sehingga bisa membuat masyarakat menjadikan Kelurahan yang tangguh dan membuat ekonomi masyarakat tumbuh. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar