570 STB Gratis Telah Dibagikan PT POS di Sumatera Barat

Al Imran | Senin, 20-06-2022 | 20:47 WIB | 151 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>570 STB Gratis Telah Dibagikan PT POS di Sumatera Barat<p>

Perangkat Set Top Box (STB) yang digunakan untuk menangkap siaran digital.

PADANG (20/6/2022) - Deputi Eksekutif General Manager PT Pos Indonesia KCU Padang, Lukman Pangaribuan menyebutkan, di Sumatera Barat telah didistribusikan 570 unit Set Top Box (STB) pada masyarakat miskin yang terdata sebagai penerima STB gratis dari pemerintah tahap I.

Secara nasional, jumlah STB yang disiapkan untuk ASO tahap pertama ini adalah sebanyak 3.202.470 unit. Rinciannya, 893.044 unit dari grup SCTV dan Indosiar, 842.631 unit (grup MNC TV RCTI dan Global TV), 454.749 unit (grup Trans TV dan Trans7), 519.930 unit (grup media atau Metro TV), 368.990 unit (grup RTV) dan pemerintah sebanyak 87.277 unit.

"STB gratis tersebut disalurkan pada masyarakat yang terdata dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteran Sosial) yang diterbitkan Kementerian Sosial di Kota Pariaman, Padang Panjang, Bukittinggi dan Sawahlunto sejak Maret hingga 31 Mei 2022," ungkap Lukman Pangaribuan di Padang, Senin.


Menurut Lukman, saat ini Kominfo RI tengah mengevaluasi pendistribusian STB tahap pertama yang sudah diberikan ke masyarakat dalam program ASO 2022.

Pada evaluasi tersebut, Kominfo tentunya akan memperbaiki prosedur alokasi pendistribusian STB tahap pertama. Ia berharap, diseminasi Kementrian Kominfo ke Dinas Kominfo provinsi serta kabupaten/kota. Tujuannya, agar sinerginya lebih bagus lagi.

Kriteria penerima STB gratis dari pemerintah itu antara lain dapat menerima siaran dari pemancar teresterial atau berada pada wilayah layanan siaran penyelenggara multiplexing. Tidak menggunakan parabola. Kemudian, rumah tangga miskin yang memiliki televisi.

Berdasarkan ketentuan Pasal 85 PP No 46 Tahun 2021 disebutkan, akan ada 6,7 Juta alat bantu (STB) untuk rumah tangga miskin yang harus disediakan penyelenggara multipleksing (LPP TVRI) dan dapat dibantu oleh pemerintah.

Pemerintah mulai membagikan set top box (STB) TV digital secara gratis pada masyarakat di 56 wilayah dengan rincian 166 kabupaten/kota terdampak analog switch off (ASO) tahap 1 melalui PT Pos Indonesia.

Kemenkominfo pun menyiapkan laman khusus yang bisa diakses masyarakat, guna mengetahui apakah daerahnya kebagian bantuan STB gratis. Caranya; dengan mengunjungi laman Komin.fo/stbASO1

Lalu, buka file PDF di laman tersebut untuk mengetahui apakah daerah Anda masuk dalam penerima bantuan ASO tahap 1.

Di laman ini, warga dapat membaca informasi soal provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa penerima bantuan STB dan ditampilkan pula detail alokasi unit STB yang akan dibagikan

Untuk diketahui dalam pendistribusian STB, PT Pos Indonesia juga memastikan penerima bantuan memenuhi kriteria melalui proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan.

Kriteria yang dimaksud yaitu kesesuaian dokumen KTP dan KK dengan penerima bantuan saat pendistribusian STB dan memiliki pesawat televisi analog.

Kemudian, memastikan STB diterima oleh penerima bantuan yang telah memenuhi kriteria serta memastikan STB telah tersambung dan diinstalasi pada televisi penerima bantuan.

Bagi Indonesia yang sangat luas ini, proses migrasi ke TV Digital melibatkan banyak sekali faktor. Salah satunya, akan melibatkan 697 lembaga penyiaran televisi yang bersiaran dengan terestrial analog dan 44,5 juta rumah tangga yang saat ini menyaksikan secara televisi analog.

Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan proses peralihan ke TV Digital tersebut yakni dengan mulai dengan siaran digitalnya. Ketika masyarakat siap dan lembaga penyiaran siap, maka perpindahan bisa dilakukan secara bersama-sama.

Untuk ini, ada empat hal yang dipersiapkan, pertama infrastruktur. Saat ini, infrastruktur sudah bisa menjangkau 70 persen populasi. Kalau di Sumatera Barat, sudah lebih dari 70 persen yang terjangkau.

Langkah kedua yaitu menyiapkan pemindahan program siarannya. Ketika masyarakat beralih ke TV digital, harapannya bisa menonton siaran yang sebelumnya ditonton di analog. Di Padang ini ada 20 siaran TV analog.

Hal ketiga adalah perangkat, Set Top Box (STB). Ini alat penting untuk menonton siaran TV Digital. Pastikan STB nya bersertifikasi. Bagi rumah tangga miskin, pemerintah bersama lembaga penyiaran menyiapkan bantuan STB. Hal keempat yang perlu dan penting adalah sosialisasi ke masyarakat.

Saat ini hal penting yang perlu mendapat perhatian masyarakat adalah kapan penghentian siaran TV Analog. Provinsi Sumatera Barat terbagi dalam delapan wilayah layanan siaran. Namun, hanya tiga wilayah layanan saja yang langsung terdampak ASO.

Ketiga wilayah layanan itu adalah Sumatra Barat-1 mencakup Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman. Kawasan tersebut masuk tahap pertama penghentian yaitu 30 April 2022.

Sedangkan Sumatera Barat-4 mencakup Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh dan Sumatera Barat-7 meliputi Kabupaten Pesisir Selatan masuk jadwal kedua ASO yaitu 25 Agustus 2022.

Untuk beralih ke TV Digital, ada satu langkah mudah yang bisa masyarakat lakukan yaitu melakukan pengecekan televisi di rumah masing-masing.

Kalau TV di rumah sudah ada tuner standar DVB T2 di dalamnya, cukup lakukan scanning ulang saja maka otomatis siaran digital sudah bisa dinikmati. Bila pesawat televisi masih analog, perlu tambahan STB.

Bagi masyarakat yang mampu bisa mulai membeli, memasang STB, bermigrasi ke TV Digital sekarang dan menikmati beragam manfaatnya. Bersih gambarnya, jernih suaranya, canggih teknologinya. Gratis menontonnya, tidak perlu biaya langganan atau pulsa. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar