Realisasi PKB dan BBNKB Semester I Samsat Padang Panjang Tembus 49,7%

Al Imran | Senin, 20-06-2022 | 22:14 WIB | 95 klik | Kota Padang Panjang
<p>Realisasi PKB dan BBNKB Semester I Samsat Padang Panjang Tembus 49,7%<p>

Wakil Ketua Komisi III Bidang Keuangan DPRD Sumbar, Rahmat Saleh memaparkan maksud kunjungan kerjanya ke UPTD Samsat Padang Panjang, di ruang rapat Samsat, Senin. (kominfo)

PADANG PANJANG (20/6/2022) - Target pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Kota Padang Panjang, hingga 18 Juni 2022 tembus pada angka 46% untuk PKB serta 49,7% BBNKB.

"Untuk PKB, realisasinya mencapai Rp7,763 miliar dari 11.320 unit kendaraan. Sedangkan untuk BBNKB, realisasinya mencapai Rp3,178 miliar dari 1.761 unit kendaraan," ungkap Kepala UPTD Samsat Padang Panjang, Deni Hidayat saat menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Sumbar di ruang rapat Samsat Padang Panjang, Senin.

Deni menyebutkan, tahun ini pihaknya menargetkan pendapatan dari PKB dan BBNKB di Kota Padang Panjang bisa naik dari tahun-tahun sebelumnya.


"Tahun ini kita menargetkan pendapatan dari PKB naik jadi Rp17,053 miliar dengan menjangkau 26.557 unit kendaraan," ungkapnya.

"Sedangkan untuk BBNKB, diharapkan juga bisa naik di angka Rp6,389 miliar dengan target unit sebanyak 3.491," tambah Deni.

Deni yang baru saja dilantik sebagai kepala UPTD Samsat Padang Panjang ini, juga optimistis, untuk realisasi PKB dan BBNKB pada akhir tahun nanti, dapat melebihi target seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Samsat Padang Panjang juga memiliki beberapa kegiatan untuk meningkatkan pencapaian target. Di antaranya mengefektifkan operasional Samsat keliling, BDU, razia mitra, informasi melalui videotron, spanduk," terangnya.

"Juga dilakukan penyebaran informasi melalui mobil keliling milik Kominfo Padang Panjang, lewat radio, sosial media, koordinasi dengan pemerintah daerah dan Samsat Kuliner yang aktif saat Ramadhan di Pasar Kuliner Padang Panjang," sebutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Bidang Keuangan DPRD Sumbar, Rahmat Saleh mengatakan, kunjungan lapangan ini terkait dengan peninjauan realisasi salah satu sumber pendapatan terbesar yang jadi unggulan Pemprov Sumbar yaitu pajak kendaraan bermotor ini.

"Kita ingin memastikan di Padang Panjang, pendapatan yang berkaitan dengan PKB dan BBNKB ini dapat dilaksanakan dengan baik. Apalagi di sini memiliki kepala UPTD yang baru seminggu menjabat. Kita ingin tahu juga, seperti apa perencanaannya untuk memajukan Samsat ke depan," katanya.

Dikesempatan tersebut, Rahmat Saleh juga memastikan bahwa optimalisasi pendapatan PKB dan BBNKB di Kota Padang Panjang tidak terkendala karena persoalan teknis. Dalam hal ini, mungkin sistem infrastruktur, manajemen IT dan sebagainya.

"Tadi kita juga mendengarkan di Padang Panjang ada beberapa kendala. Insyaa Allah pulang dari sini, kita akan mengundang perwakilan Forkopimda atau yang berkaitan dengan pelayanan Samsat, membahas kendala itu," ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Komisi III, Irwan Afriadi, beserta anggota Komisi III, Ismunadi, Jasma Juni, Nofrizaon, Dody Delvy, Ahmad Rius, Albert Hendra Lukman, dan H Asra Faber yang juga pernah menjabat sebagai Ka Kemenag Padang Panjang.

Kemudian, juga hadir perwakilan dari Jasa Raharja, perwakilan Satlantas Polres Padang Panjang serta pegawai UPTD Samsat Padang Panjang. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar