PT POS Cabang Pariaman Salurkan 120 STB di Dua Kelurahan

Al Imran | Senin, 20-06-2022 | 22:47 WIB | 175 klik | Kota Pariaman
<p>PT POS Cabang Pariaman Salurkan 120 STB di Dua Kelurahan<p>

Ilustrasi.

PADANG (20/6/2022) - Warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS) di Kelurahan Tungkal Selatan dan Tungkal Utara, Kecamatan Pariaman Utara telah menerima perangkat Set Top Box (STB) yang akan dimanfaatkan untuk menangkap siaran televisi digital.

Penyaluran STB gratis ini, dilakukan PT Pos Indonesia Kantor Cabang Pariaman pada 120 orang warga penerima manfaat di dua kelurahan tersebut. Petugas PT Pos langsung memasangkan perangkat STB ini hingga bisa menerima siaran digital.

"Penyaluran 120 STB pada warga penerima manfaat, tuntas dilakukan pada pertengahan Mei 2022 lalu. Sedangkan pendistribusiannya, sudah berlangsung sejak pertengahan April 2022," ucap Eksekutif Manager PT Pos Indonesia Kantor Cabang Pariaman, Herri Kardinal melalui sambungan telepon, Senin.


Dikatakan Herri, enam personel PT Pos Indonesia Kantor Cabang Pariaman, ditugaskan untuk menyalurkan STB serta langsung menginstalnya ke perangkat televisi masyarakat sesuai data DTKS yang diterbitkan Pusdatin Kemensos RI.

"Tugas kami adalah mendistribusikan, memasang STB hingga memastikan masyarakat mendapatkan tontonan yang bersih dan jernih," ucap Herri Kardinal.

Dikatakan Herri, perangkat STB itu datang ke kantor Pos Cabang Kota Pariaman, sudah lengkap dengan alamat yang dituju, layaknya pengiriman surat biasa. Artinya, STB datang lengkap dengan data calon penerimanya.

Dalam pendistribusian, para petugas tidak mengalami kendala, hanya saja alamat yang dituju kadang-kadang pemiliknya tak ada di rumah. "Terhadap kendala seperti ini, petugas akan kembali besoknya, hingga STB itu sampai ke tangan penerima yang berhak. Ini yang kadang membuat penyaluran sedikit memakan waktu," terang dia.

Jika dilihat di lapangan, penyaluran STB sudah tepat sasaran. Sebab dua kelurahan di Pariaman itu, merupakan daerah pelosok yang jauh dari kota dan masyarakatnya tidak memiliki antena parabola di rumah.

"Pada dasarnya dalam pendistribusian STB kami tak mengalami kendala," ucap Herri Kardinal yang berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) memastikan lokasi penerima STB sudah terkonek dengan siaran TV Digital. Artinya, daerah tersebut sudah bisa menangkap sinyal siaran digital.

"Ketika petugas selesai memasangnya, STB tersebut tidak berguna alias belum bisa di pakai. Sebab jangkauan sinyal siaran TV digital belum sampai ke daerah," ucap Herri Kardinal mengharapkan sinyal di daerah-daerah bisa diperbaiki, agar alat STB tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menonton siaran TV yang bersih dan jernih.

Bagi warga yang tidak terdaftar sebagai penerima STB gratis, bisa membeli perangkat itu di toko elektronik maupun melalui market place.

Namun, pembelian secara mandiri ini harus memerhatikan sertifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terhadap STB yang akan dibeli itu. Pastikan membeli STB yang sudah bersertifikat Kominfo.

Set top box resmi Kominfo, dijamin bisa digunakan dan semua fitur yang ada di siaran TV digital. Hal ini untuk memastikan bahwa STB yang digunakan, sesuai syarat-syarat ditetapkan pemerintah, salah satunya fitur EWS (Early Warning System).

Kominfo menyebutkan ada beberapa tanda khusus di kemasan perangkat penjualan set top box tersertifikasi Kominfo, yakni terdapat tulisan DVB T2, tulisan "Siap Digital" dan gambar maskot Modi.

Berikut Daftar set top box resmi sertifikasi Kominfo terkini dikutip dari situs Siaran Digital Kominfo:

  • 1. Akari ADS-2230
  • 2. Akari ADS-210
  • 3. Akari ADS-186
  • 4. Akari ADS-525
  • 5. Evercoss STB Mini
  • 6. Evercoss STB1
  • 7. Evercoss STB Max
  • 8. Evercoss STB Pro
  • 9. Evinix H-1
  • 10. Freebox H-1
  • 11. Ichiko 800HD
  • 12. Kubik Kubik Arca DVB-T2
  • 13. Matrix Apple
  • 14. Matrix CH-77
  • 15. Nexmedia NA1300/DVB-T2 MPEG4 HD
  • 16. Nextron NT2000-D
  • 17. Nextron TR 1000
  • 18. Polytron PDV 600T2
  • 19. Tanaka T2
  • 20. Tanaka T2 Jurassic
  • 21. Tanaka T2 New
  • 22. Venus Brio
  • 23. Visio HS1685

Sementara, bagi masyarakat yang sudah mempunyai TV digital, maka tinggal mengecek apakah di wilayahnya sudah terdapat siaran TV digital, salah satunya dengan aplikasi Sinyal TV Digital.

Saat ini, penyelenggara multipleksing (mux) telah menggelar siaran simulcast, yaitu siaran TV digital dilakukan bersamaan dengan siaran analog. Namun, bila seluruh wilayah telah dilakukan migrasi TV analog ke digital, maka siaran TV analog tinggal kenangan saja.

Kominfo akan mematikan siaran TV analog yang sudah mengudara hampir 60 tahun dengan sistem penyiaran yang lebih canggih, yakni siaran TV digital.

Proses migrasi TV analog ke digital tersebut akan terbagi ke dalam tiga tahap. ASO Tahap 1 pada 30 April, ASO Tahap 2 pada 25 Agustus dan ASO Tahap 3 pada 2 November 2022. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar