Investor Asal Turki Tertarik Bangun Replikasi Masjid Al Aqsa di Sumbar

Al Imran | Jumat, 24-06-2022 | 21:01 WIB | 145 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Investor Asal Turki Tertarik Bangun Replikasi Masjid Al Aqsa di Sumbar<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi memberikan cenderamata pada calon investor dari Turki, Walid Yassan didampingi Ustadz Bachtiar Nasir, di VVIP Room Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis. (humas)

PADANG (23/6/2022) - Investor dari Turki, Walid Yassan menilai, wilayah Sumatera Barat sangat berpotensi sebagai tujuan investasi wisata halal. Walid yang didampingi Ustadz Bachtiar Nasir, menyatakan ketertarikannya untuk membangun replika Masjid Al-Aqsa seperti yang telah dibangun di beberapa negara seperti Afganishtan, Turki, Istanbul dan Malaysia.

"Replika Masjid Al-Aqsa ini, semoga dapat menjadi destinasi wisata halal unggulan di Sumbar. Bangunan tersebut, rencananya nanti akan dikemas seperti wisata religi dengan nuansa mirip di Komplek Masjid Al Aqsha, Palestina," ungkap Walid Yasan di Padang.

Pernyataan itu disampaikan Walid Yasan, saat menggelar pertemuan dengan Gubernur Sumbar, Mahyeldi di VVIP Room Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis.


Walid menyebut, Mahyeldi menawarkan sejumlah kawasan yang layak dikembangkan sebagai lokasi wisata unggulan. Seperti, kawasan Taman Hutan Raya Bung Hatta (Tahura) yang memiliki luas kurang lebih dua ribu hektar, kawasan wisata Mandeh dan miniatur Makkah.

Disamping itu, Mahyeldi juga menawarkan beberapa pulau yang ada di Mandeh pada investor, untuk melakukan kerjasama. Ia juga mengatakan bahwa Pemprov Sumbar saat ini sedang serius menarik investor dan wisatawan yang berada di Indian Ocean, beberapa negara tersebut termasuk Timur Tengah, Turki, Australia dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan harapan, dalam rangka menyambut dan memeriahkan Visit Beautiful West Sumatera 2023. Ia berharap rencana kerjasama ini juga dapat memberikan dukungan di sektor pariwisata.

"Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga sedang menyiapkan pariwisata dan industri halal, termasuk ekonomi dan keuangan syariah. Sejalan dengan percepatan pariwisata dan industri halal di Sumatera Barat."

"Dengan adanya kerjasama ini, tentu semakin mempercepat upaya kita. Prinsipnya, kita sangat menyambut baik kolaborasi ini," ucap Mahyeldi.

Selanjutnya, Mahyeldi juga mengajak Ustadz Bachtiar Nasir dan Walid Yassan serta rombongan, untuk melihat keindahan wisata alam mandeh.

Walaupun keadaan sedang hujan dan gelap, tetapi mereka merasa puas melihat keindahan pantai dan bukit yang ada disana. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar