Komik Strip Da Audy dan Yuang Lala Diluncurkan, Ditulis Komikus Ajo Wayoik

Al Imran | Jumat, 24-06-2022 | 22:09 WIB | 256 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Komik Strip Da Audy dan Yuang Lala Diluncurkan, Ditulis Komikus Ajo Wayoik<p>

Ajo Wayoik dan Audy Joinaldy serta sejumlah budayawan Sumbar, saat meluncurkan komik strip Da Audy dan Yuang Lala di Padang, Jumat. (humas)

PADANG (24/6/2022) - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy mengatakan, komik strip yang berjudul Da Audy dan Yuang Lala, merupakan kolaborasi karya seniman Sumbar, Muhammad Fadli yang akrab disapa Ajo Wayoik.

"Karya ini sebagai media promosi kebudayaan, pariwisata dan semua tentang Sumbar yang dikemas dengan lelucon ringan," ungkap Audy saat peluncuran komik strip ini di Padang, Jumat.

Dikatakan, saat ini sudah terdapat 10 sketsa komik strip Da Audy dan Yuang Lala. Nantinya, jika sudah mencapai 50 cerita atau lebih, komik tersebut akan dibukukan. Sementara, untuk saat ini Da Audy dan Yuang Lala dapat dibaca secara gratis melalui media sosial dan website.


Komik Da Audy dan Yuang Lala, menceritakan hal-hal yang ada di Sumatera Barat, yang belum banyak diketahui orang-orang dari luar Sumbar.

"Seperti cerita tentang berburu babi dengan anjing dan kenapa Sumbar punya bendera yang mirip bendera Jerman. karena banyak orang luar kan belum tahu," kata Audy.

Dalam cerita komik itu, lanjut Audy, terdapat dua tokoh utama yaitu Da Audy, dirinya secara pribadi yang terpisah dari sosok Audy Joinaldy, Wakil Gubernur Sumatera Barat dan Yuang Lala, representasi wisatawan dari luar Sumbar yang ingin mengenal ranah Minangkabau lebih jauh.

"Da Audy adalah representasi dari diri saya pribadi. Bukan sebagai Wakil Gubernur, bukan juga sebagai akademisi atau pebisnis. Hanya orang biasa yang ingin memperkenalkan segala hal tentang Sumbar kepada khalayak dengan cara yang menyenangkan lewat humor ringan," terang Audy.

"Nanti, juga akan ada tokoh-tokoh lain, mungkin sekitar empat atau lima orang, kita lihat nanti," Audy menjelaskan.

Pembuatan komik itu, diceritakan Audy, pada awalnya tanpa sengaja. Bermula dari Ajo Wayoik yang membuat eksperimen membuat komik dengan Audy Joinaldy sebagai tokohnya.

Dia tertarik dengan komik yang bisa jadi salah satu media untuk mempromosikan Sumbar dengan cara yang menyenangkan. Apalagi sampai sekarang, menurutnya, belum ada kepala daerah yang mempromosikan daerah dengan komik.

Sementara, Komikus Ajo Wayoik mengatakan, Wakil Gubernur, Audy Jonaldy yang saat ini telah dikenal sebagai Wagub milenial menarik untuk digambarkan dalam komik.

"Lewat komik ini kita ingin melepaskan Da Audy dari kesibukan sebagai pejabat daerah lewat gambar. Melalui komik, Da Audy bisa ada dimana saja, kapanpun dan lebih dekat dengan rakyat," ujar Ajo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumbar, Novrial mengatakan, saat ini tingkat literasi masyarakat Sumbar masih tergolong rendah, pada peringkat enam di regional Sumatera.

Dengan komik ini, ia berharap, bisa menjadi trigger peningkatan minat baca dan budaya literasi generasi muda di Sumbar.

"Memperkenalkan budaya dan pariwisata Sumbar dengan cara humor melalui komik akan sangat mudah diterima oleh generasi muda," pungkasnya.

Novelis Boy Chandra yang juga turut hadir mengatakan, tokoh Da Audy sebagai pribadi dalam komik tanpa embel-embel pejabat patut diapresiasi. Apalagi kontennya bukan politik, tentu semakin membuatnya unik.

Menurut Boy selain komik strip, konsep ini juga menarik untuk dikembangkan dalam bentuk webtoon, atau betuk lainnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar